Pantau Flash
Anies Baswedan hingga James Riady Masuk Jadi Anggota Satgas Omnibus Law
Jokowi Ingin Turunkan Angka Stunting di Indonesia Jadi 14 Persen
BPS: Neraca Perdagangan November 2019 Defisit 1,33 Miliar Dolar AS
Presiden Jokowi Teken PP Penyediaan Tenaga Teknis di Perdagangan Jasa
Rupiah Melemah Jelang Perilisan Data Neraca Perdagangan

Kemendag Pastikan Izin Impor 125 Ribu Ton Bawang Putih Segera Terbit

Kemendag Pastikan Izin Impor 125 Ribu Ton Bawang Putih Segera Terbit Pedagang di pasar tradisional (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan Surat Persetujuan Impor (PI) bawang putih baru sekitar 125 ribu ton untuk 11 importir segera diterbitkan.

Sekretaris Jenderal Kemendag Karyanto Suprih mengatakan izin tersebut akan dikeluarkan dalam waktu dekat setelah adminstrasi dirampungkan.

"Sedang dalam proses untuk 11 perusahaan sekitar 125 ribu ton. Ini akan dikeluarkan dalam waktu dekat setelah semua administrasi beres," ujarnya dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Agar Hemat Anggaran, Pemindahan Ibu Kota Bertahap Mulai Tahun 2024

Pihaknya menambahkan saat ini Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian untuk kesebelasan perusahaan tersebut telah dikantongi sementara wajib tanam sedang dalam pengecekan. 

"Perusahaan yang ngajukan kita cek, dia sudah wajib tanam belum, kan kita cek dengan Kementan, baru kita kasih," katanya. 

Baca juga: Ditinggal 'Si Ibu Kota', Jakarta Hanya Kehilangan 1 Juta Penduduk

"Sesuai aturan kalau sudah memenuhi syarat wajib tanam, kita keluarkan," imbuhnya.

Hingga 8 Mei 2019 bawang putih yang masuk ke Indonesia sudah mencapai 8.265 ton. Rencananya, bawang putih tersebut langsung disalurkan ke jaringan distributor masing-masing importir. Untuk mempercepat proses distribusi ke pasar tradisional dan ritel modern.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: