Forgot Password Register

Kemendikbud Siap Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer, Catat Tanggalnya!

Konfrensi Pers Kemendikbud Tentang Kesiapan UN 2018 (Foto: Pantau.com/Ammad) Konfrensi Pers Kemendikbud Tentang Kesiapan UN 2018 (Foto: Pantau.com/Ammad)

Pantau.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan Ujian Nasional tahun 2018 siap digelar pada bulan April mendatang. Berdasarkan data yang dimiliki Kemendikbud, UN kali ini diikuti 8,1 juta peserta didik dan 96 ribu satuan pendidikan.

Kemendikbud menjadwalkan pelaksanaan UN jenjang SMK dimulai pada tanggal 2-5 April 2018. Jenjang SMA/Madrasah Aliyah (MA) diselenggarakan pada tanggal 9-12 April 2018. Untuk peserta didik yang tidak dapat mengikuti UN pada tanggal tersebut dapat mengikuti ujian susulan pada 17 dan 18 April 2018.

Pada jenjang SMP/MTS (Tsanawiyah) akan dilaksanakan pada tanggal 23-26 April 2018. Sedangkan UN susulan akan diselenggarakan tanggal 8 dan 9 Mei 2018.

"Sebanyak 78 Persen peserta didik siap mengikuti UN berbasis komputer," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Pada jenjang SMA provinsi yang siap menyelenggarakan 100 persen UNBK yakni Aceh, Banten, Bangka Belitung, D.I. Yogyakarta, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulsel, Sulteng. Sedangkan provinsi yang siap menyelenggarakan 100 persen UNBK pada jenjang SMP, di antaranya DKI Jakarta dan D.I Yogyakarta.

Tercatat sebanyak 6.293.552 peserta didik siap mengikuti UN berbasis komputer. Jumlah ini meningkatkan signifikan, mencapai 166 persen dari tahun sebelumnya, yang mencapai 3,7 juta peserta. Kemendikbud mengapresiasi peran serta pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ujian nasional tahun ini.  

"Dengan berbasis komputer ini terbukti meningkatkan indek integritas dalam pelaksanaan UN. Tantangan kita berikutnya adalah meningkatkan prestasi dan capaian dalam UN. Untuk itu perlu ada perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran," kata Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi.

Pada penyelenggaraan UN Tahun 2018 ini terdapat sekitar 22 persen peserta didik yang melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil. Saat ini, proses distribusi naskah ke provinsi dan pengadaan naskah telah mencapai 100 pereen untuk jenjang SMA/MA sederajat. Sedangkan untuk jenjang SMP/MTs sederajat mencapai 19 persen.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More