Forgot Password Register

Kemenkeu Lakukan Pengelolaan Risiko Terhadap Kementerian BUMN, Kenapa?

Kemenkeu Lakukan Pengelolaan Risiko Terhadap Kementerian BUMN, Kenapa? Kementerian BUMN. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Kementerian Keuangan bersama Kementerian BUMN melakukan pengelolaan risiko soal kondisi likuiditas BUMN. Diketahui, BUMN tengah melaksanakan penugasan proyek infrastruktur.

"Pemantauan risiko dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan keuangan BUMN yang memperoleh penugasan maupun memitigasi potensi risiko gagal bayar yang ditimbulkan BUMN yang menerima penugasan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Nufransa mengatakan perkembangan risiko likuiditas BUMN, khususnya yang bergerak dalam sektor konstruksi dan ketenagalistrikan akan terus dimonitor dan dievaluasi untuk memastikan pelaksanaan pendanaan infrastruktur tetap dalam koridor kesehatan keuangan BUMN.

Baca juga: Sektor Pertanian Bantu Dongkrak Serapan Tenaga Kerja, Ini Alasannya

"Dengan demikian, risiko keuangan negara yang bersumber dari penurunan kinerja neraca BUMN tetap dalam kondisi aman dan terkendali," katanya.

Sebelumnya, lembaga pemeringkat internasional Standard&Poor's menyoroti melemahnya kinerja neraca keuangan beberapa BUMN seiring penugasan untuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur nasional.

Neraca keuangan beberapa BUMN sektor konstruksi dinilai melemah karena meningkatnya kebutuhan dari sisi pendanaan pinjaman dan penerbitan obligasi.

Baca juga: Pemerintah Minta Agen Laku Pandai Jual Beras untuk Stabilkan Harga

Pembiayaan melalui pinjaman dan penerbitan obligasi menjadi sumber pendanaan potensial karena kebutuhan pembiayaan pembangunan proyek infrastruktur tidak dapat tercukupi melalui Penyertaan Modal Negara maupun ekuitas BUMN.

Kondisi itu dipengaruhi pula oleh berbagai proyek penugasan yang sedang dikerjakan yang masih dalam tahapan konstruksi, sehingga belum menghasilkan pendapatan.

Selain itu, terdapat skema turnkey contract terhadap proyek penugasan pemerintah yang menyebabkan likuiditas BUMN sektor infrastruktur mengalami penurunan karena pelunasan pembayaran baru dilakukan setelah proyek selesai.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More