Forgot Password Register

Kenalkan Imani, Bayi Betina Dari Badak Putih Yang Terancam Punah

Kenalkan Imani, Bayi Betina Dari Badak Putih Yang Terancam Punah Bayi Badak Putih bernama Imani, berjalan dengan sang ibu Umqali di kebun binatang Monarto, terletak di timur kota Adelaide, Australia Selatan. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Kebun Binatang Monarto di Australia menyambut koleksi baru yang menggemaskan setelah kelahiran bayi badak putih, yang digambarkan sebagai kabar gembira di tengah upaya untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah ini.

Bayi betina yang diberi nama Imani ditemukan petugas kebun binatang di kebun binatang Australia Selatan pada Senin (5 November 2018). Imani dilahirkan dari induk bernama Umqali pada hari Minggu (4 November 2018) malam.

Petugas penjaga kebun binatang Haidee Kinter mengatakan, walau timnya telah mempersiapkan kedatangan itu tetapi kelahirannya merupakan sebuah kejutan yang menyenangkan.

Ia mengatakan, bayi yang baru lahir dalam kondisi baik-baik saja, bayi betina itu telah menunjukkan kepribadiannya kepada para penjaga di kebun binatang dan sang ibu.

"Mereka cukup menggemaskan, setiap bayi kecil kami yang dilahirkan di sini, mereka membuat anda tertawa hanya karena kelucuan mereka," kata Kinter.

"Sekarang, bayi itu sudah lahir kami sangat senang. Umqali menjadi ibu yang luar biasa dan pasangan itu baik-baik saja dan tampak sangat santai," tambahnya.

Kinter mengatakan Umqali hamil Imani selama 17 bulan dan bayi yang baru lahir ini telah menampilkan karakter unik di hadapan penjaga kebun binatang sejak hari pertama.

"Mereka punya empat piring makan, kami selalu menggambarkannya semacam kaki besar yang benar-benar terlihat benar-benar proporsional ddengan telinga besar yang bergerak seperti piring satelit," ucapnya.

Meski baru lahir dan terlihat menggemaskan, namun Kinter mengatakan hal itu tidak akan berlangsung lama. Badak yang baru lahir umumnya menggandakan ukuran tubuhnya dalam waktu dua minggu.

"Mereka kira-kira memiliki berat antara 40 kg dan 55 kg ketika mereka lahir dan ia tentunya gadis kecil itu memiliki berat sekitar 50 kg," tutur Kinter.

"Sejarah mencatat bahwa mereka mungkin akan bertambah dua kali lipat dalam dua minggu pertama sehingga ia akan mendekati 80 kg pada saat berusia dua minggu,"

Bayi betina minum 16 liter asi setiap hari dan naik dua sampai tiga kilogram dalam sehari. Kinter mengatakan Imani diperkirakan tumbuh hingga sekitar 1.000 kg dalam dua tahun pertama dan akan tumbuh sekitar 1.500 kg hingga 2.000 kg ketika sudah dewasa.

Baca juga:Badak Putih Jantan Terakhir di Dunia Tewas Disuntik Mati

Selamatkan spesies terancam punah

Imani merupakan bayi keenam yang lahir di Kebun Binatang Monarto. Pasangan ibu dan anak itu saat ini dipamerkan bersama dengan dua badak lainnya, bernama Uhura dan Savannah.

Direktur Kebun Binatang Monarto Peter Clark mengatakan, bayi badak yang lahir dengan selamat merupakan sebuah prestasi yang sangat baik dan menunjukkan program pembiakan internasional berhasil untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah.

"Kami sangat senang menyambut bayi yang cantik ini ke Kebun Binatang Monarto dan senang bahwa kelahirannya berkontribusi pada kepastian populasi spesies yang luar biasa seperti itu," kata Clark.

"Sayangnya, dengan tingkat perburuan sekarang yang melebihi tingkat kelahiran badak di Afrika, sungguh menyedihkan bahwa badak menghadapi masalah serius di alam liar, para ahli memperkirakan jika kita tidak bertindak sekarang, mereka mungkin punah dalam waktu kurang dari 10 tahun," jelas Clark, seperti dikutip ABC, Rabu (7/11/2018).

Kebun Binatang Australia Selatan telah bergabung dengan Proyek Badak Australia yang berencana membawa sejumlah besar badak ke Australia dalam beberapa tahun mendatang, dengan harapan mewujudkan tempat perlindungan badak di Kebun Binatang Monarto.

Baca juga: Terancam Punah, 6 Badak Hitam Afrika Lakukan Perjalanan Sejauh 3000 Mil

Share :
Komentar :

Terkait

Read More