Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Kepala BNPB Sebut 80 Persen Lahan Terbakar Akan Dijadikan Perkebunan

Kepala BNPB Sebut 80 Persen Lahan Terbakar Akan Dijadikan Perkebunan Kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Foto: Antara/FB Anggoro)

Pantau.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menilai bahwa 80 persen lebih lahan yang saat ini terbakar atau sengaja dibakar di wilayah Kalimantan dan Sumatera akan berubah menjadi kebun.

"Tadi waktu saya terbang dari Banjarmasin ke Palangka Raya sekitar 45 sampai 50 menit saya ambil foto dan video. Saya berkesimpulan, lahan yang terbakar nantinya lebih dari 80 persen akan jadi kebun," katanya di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga: Akhirnya, Hujan Buatan Guyur Riau

Doni mengatakan, kesimpulan itu diperkuat dengan fakta bahwa kebun yang sudah ditanami di sekitar lahan yang terbakar sama sekali tidak tersentuh api.

"Di lahan yang sudah ada tanaman kelapa sawit, karet, dan hutan tanaman industri tidak ada yang terbakar, sementara di sekitarnya terbakar atau sengaja dibakar. Kesimpulannya, luas lahan yang terbakar dan atau tidak disengaja lebih 80 persen akan jadi kebun," ungkapnya.

Doni mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah turut membantu mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, terlebih yang terjadi di lahan gambut.

 Baca Juga: Wilayah Ini Ditaksir Merugi hingga Rp50 Triliun Akibat Asap Karhutla

Selama mengunjungi Palangka Raya, Doni juga melihat pusat rehabilitasi orangutan Borneo Orangutan Survival Foundation dan menyatakan bahwa BNPB akan mendukung upaya konservasi.

"Setiap ada kawasan konservasi baik di Kalimantan dan Sumatera, setiap ada permintaan kepada BNPB maka akan menjadi prioritas kami untuk dilakukan tindakan penanganan," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: