Forgot Password Register

Keren, Singapura Segera Uji Coba Taxi Terbang Bernama Velocopter

Keren, Singapura Segera Uji Coba Taxi Terbang Bernama Velocopter Velocopter (Foto: Velocopter.com)

Pantau.com - Selayaknya serial televisi anak-anak 'The Jetsons' yang pernah booming di Amerika, kali ini mengendarai pesawat selayaknya taksi akan segera terkabul seiring dengan akan mulai diuji coba di langit Singapura.

Baca juga: Mengenal Konsep Berbagi Ruang yang Tren di Kalangan Milenial

Melansir laman Travel and Leisure, Kamis (11/4/2019), Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS), akan mulai menguji taksi udara hasil perpaduan drone dan helikopter, yang sistem kerjanya naik dan turun secara vertikal serta dapat dikontrol melalui remote control di tanah.

Pada Selasa, 9 April 2019 lalu, Volocopter perusahaan Jerman yang memproduksi taksi udara ini mengumumkan persidangan dan menjelaskan dalam waktu dekat orang akan menumpangi pesawat kecil ini untuk mencapai titik satu dengan yang lainnya.

Wakil Direktur Program Transformasi CAAS, Tan Chun Wei mengatakan, pengujian ini akan lebih dulu dilakukan di atas air daripada di atas gedung pencakar langit 'Negeri Singa' itu.

"Kita akan lepas landas di tahap pertama ini sangat eksperimental, sebagai permulaan itu akan dilakukan diatas air," ujar Chun Wei.

"Kami akan berkerjasama dengan Volocopter tentang aspek keselamatan dalam memastikan bahwa terbang di atas air itu tidak akan menimbulkan risiko publik atau penerbangan. Tempat pendaratan akan berada di suatu tempat di bagian selatan Singapura," tambahnya.

Meski masih dalam tahap perencanaan, namun CEO Volocopter Florian Reuter, berharap uji coba akan cepat dilakukan, sehingga dapat membawa taksi udara beroperasi di Singapura dalam beberapa bulan mendatang.

"Kami perlu mengklarifikasi dimana penyimpanan kendaraan, dimana kami mendapat teknisi, siapa yang akan kami bawa dari tim kami dan sebagainya," ungkap Reuter.

Rencananya uji coba akan dilakukan sangat komprehensif, apa saja dokumen yang harus dilihat CAAS, dan bertukar informasi dengan EASA (Badan Penerbangan Eropa), termasuk infomasi tambahan seperti lingkungan Singapura, uji panas, uji kelembaban dan sebagainya.

Baca juga: Timbulkan Keanehan, Tempat Ini Disebut Segitiga Bermuda Daratan

Tak berarti menjadikannya lebih mahal, Reuter berharap kendaraan ini sama terjangkaunya dengan taksi-taksi darat pada umumnya di Singapura.

"Jadi dalam jangka panjang, kami tidak ingin orang memiliki Volocopter, tapi kami ingin Volocopter digunakan selayaknya menaiki taksi online, akan terjangkau bagi semua orang dalam perjalanan tertentu dan masuk akal memesan taksi udara," imbuh Reuter.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More