Pantau Flash
Rp54 Juta dan 2.600 Dolar AS Disita KPK dari Rumdin Bupati Lampung Utara
Pasca Diserang, Raja Salman Sepakat Tambah Pasukan Militer AS
Juarai F1 GP Jepang, Bottas Antar Mercedes Kunci Gelar Juara Konstruktor
7 Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nusa Tenggara Timur
Tampil Lawan Norwegia Semalam, Sergio Ramos Pecahkan Rekor Lampaui Casillas

Keterlaluan! Baterai Alat EWS Tsunami di Sumbar Hilang Dicuri

Headline
Keterlaluan! Baterai Alat EWS Tsunami di Sumbar Hilang Dicuri Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyatakan, dua unit baterai Early Warning Sistem (EWS) tsunami di sepanjang garis pantai Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, dicuri orang pada Senin, 11 Maret 2019, sekitar 22.00 WIB.

Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Kamis (14/3/2019), mengatakan kedua unit baterai EWS itu berada di Puskesmas Pembantu Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan dan SMAN 1 Tanjungmutiara.

"Kita telah melaporkan kehilangan ini ke pihak berwajib, setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait dua unit baterai itu hilang, Selasa (12 Maret 2019)," katanya.

Baca juga: Deteksi Tsunami, BMKG Pasang Sensor Tinggi Air di Selat Sunda

Lutfi memperkirakan baterai EWS itu hilang pada Senin, 11 Maret 2019 sekitar pukul 22.00 WIB, karena ada warga melihat orang baru keluar dari Pustu dan langsung naik mobil.

Warga tersebut menduga orang itu merupakan pasien yang baru selesai berobat. "Pada Selasa pagi, warga melihat boks penyimpan baterai sudah terbuka dan melaporkan ke BPBD," tegasnya.

Lutfi mengatakan akibat kejadian itu, BPBD mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Sementara EWS dalam keadaan rusak dan hanya berfungsi pada siang hari karena menggunakan cahaya matahari. Untuk di malam hari, EWS tidak berfungsi.

Lutfi menuturkan pihaknya akan memperbaiki EWS segera mungkin, karena keberadaan EWS itu sangat berguna bagi warga untuk mengetahui adanya bencana tsunami.

"Kita telah menghubungi teknisi EWS itu dan teknisi tersebut akan ke lokasi pada Kamis, untuk melihat kondisi EWS," katanya.

Baca juga: Tiga Bulan Pasca Gempa Palu, 40.000 Warga Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

Ke depan, BPBD Agam meningkatkan kewaspadaan dan keamanan EWS itu dengan cara menambah gembok, meninggikan boks baterei agar tidak diambil orang dan lainnya.

Lutfi menambahkan, sepanjang garis Pantai Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara telah dipasang 10 unit EWS.

Dari 10 unit EWS itu, satu unit milik BMKG yang dipasang di halaman kantor Camat Tanjungmutiara dan sembilan unit bantuan BNPB pusat. "Delapan unit EWS itu dalam kondisi baik," jelasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: