Forgot Password Register

Keterpurukan Timnas Jerman Akibat Filosofi Pep Guardiola?

Keterpurukan Timnas Jerman Akibat Filosofi Pep Guardiola? Ilutrasi Timnas Jerman tampil buruk selama 2018. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Pemilik empat gelar trofi Piala Dunia Jerman mengalami mimpi buruk di 2018. Setelah gagal mencapai babak grup di gelaran Piala Dunia, mereka pun finis terbawah di grup Nations League.

Kali ini banyak pandangan mata tertuju ke arah Pep Guardiola. Mantan pelatih Bayern Munchen itu dianggap membawa dampak buruk ke sepakbola Jerman, itu diungkapkan oleh mantan bek timnas Hans-Peter Briegel.

Mantan pemain Timnas Jerman era 80-an, Hans-Peter Briegel. (Foto: 11Freunde)

Yap, saat Guardiola menukangi Bayern Munchen pada musim 2013 hingga 2016, ia menerapkan filosofi penguasaan bola yang menjadi ciri khas di klub raksasa Bundesliga tersebut. Hasilnya, pria berkepala plontos itu membawa the Bavarians merengkuh tiga gelar liga, dua DFB-Pokal, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Sayangnya, Briegel menilai dampak filosofi Guardiola justru mengubah mentalitas sepakbola Jerman. Di mana banyak tim kini meyakini dengan menguasai bola adalah kunci memenangi pertandingan.

“Prinsip yang sangat sederhana luput dari pikiran kita, bahwa dalam sepakbola hasil lebih penting dari mengontrol pertandingan,” kata Briegel, mengutip dari Repubblica, Senin (19/11/2018).

“Sejak Guardiola tiba di Bayern Munchen, sesuatu telah berubah. Kami memiliki ilusi bahwa 75 persen penguasaan dibutuhkan untuk menang. Tapi mengontrol bola saja tidak cukup untuk mendapat hasil, tidak selalu. Sejarah terkini, dan juga dengan juara dunia Prancis, telah menunjukkan bahwa Anda juga bisa menang dengan memberikan bola kepada lawan dan memilikinya kurang dari 50 persen,” tambahnya.

Lihat Juga: Pantau Grafis: Timnas Jerman Cetak Rekor Terburuk di Tahun 2018 

Ulah dari Guardiola memberikan buah pemikiran dari Joachim Low selaku pelatih Jerman untuk memprioritaskan penguasaan bola. Der Panzer terlihat lebih banyak menguasai bola ketimbang lawan di enam pertandingan kompetitif di 2018, bahkan hingga 74 persen dalam kekalahan lawan Korea Selatan di Piala Dunia.

Pep Guardiola. (Foto: Reuters)

Kini, Jerman juga terdegradasi dari grup Nations League setelah gagal memenangkan tiga pertandingan. Kendati begitu, Jerman kembali ke jalur kemenangan ketika membekuk Rusia berkat gol-gol Leroy Sane, Niklas Sule dan Serge Gnabry.

Tim polesan Low akan mengakhiri kampanye Nations League dengan menjamu Belanda, Selasa 20 November 2018 dini hari WIB. Kemenangan untuk tim tandang akan membawa mereka memuncaki grup A1, melewati juara dunia Prancis.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More