Forgot Password Register

Headlines

Ketua MUI Angkat Suara Soal Kepergian Gus Yahya ke Israel

Ketua MUI, Ma'ruf Amin. (Foto: NU online) Ketua MUI, Ma'ruf Amin. (Foto: NU online)

Pantau.com - Kepergian khatib Aam Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf ke Israel pada Minggu 10 Juni 2018 lalu masih menjadi perbincangan publik. Ketua MUI Ma'ruf Amin juga turut mengungkapkan pendapatnya terkait kunjungan Gus Yahya ke Israel.

Ma'ruf mengatakan Gus Yahya memang pernah memberi tahu dirinya soal kunjungan ke Israel. Gus Yahya yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu mengaku kepada Ma'ruf mendapat undangan menjadi pembicara di sebuah diskusi yang diinisiasi oleh America Jewish Commite (AJC) di Global Forum Israel.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan Kunjungan Gus Yahya ke Israel Adalah Urusan Pribadi

"Secara umum dia bilang ya ada undangan," kata Ma'ruf ditemui di Kantor Kementerian Agama, jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 14 Juni 2018 malam WIB.

Secara pribadi Ma'ruf sebenarnya tidak mendukung tindakan Gus Yahya yang memenuhi undangan tersebut. Namun sebelum menyatakan tindakan tersebut keliru, Ma'ruf menginginkan terlebih dahulu mendengar alasan Gus Yahya.

"Itulah yang belum saya dengar. Jadi tepat atau tidak tepat kan saya harus mendengar alasan dia dulu. Jangan main kecam-kecam aja. Tapi kalau saya memang kurang sependapat," ucapnya.

Sedangkan untuk keputusan perlu tidaknya dibuatkan fatwa MUI soal larangan ke Israel, Ma'ruf menilai hal itu pun perlu dikaji lebih dalam. Namun jika melihat dari faktor kepentingan, menurutnya hal itu belum perlu karena tidak berurusan dengan agama.

"Selama ini kita menganggap belum perlu. Karena selama ini kan kita melihatnya itu urusan adanya diplomatik bukan urusan keagamaan. Jadi kalau kita melarang ke Israel itu harus ada alasan yang tepat," ucapnya.

"Tidak semua persoalan harus diselesaikan oleh MUI dengan fatwa. Ada imbauan, ada juga rekomendasi, ada fatwa," pungkasnya.

Baca Juga: Ketua MUI: Khotib Idul Fitri Jangan Bawa Suasana Politik Praktis


Share :
Komentar :

Terkait

Read More