Forgot Password Register

Headlines

Kim-Trump 'Berdamai', China Desak DK PBB Tangguhkan Sanksi Korea Utara

Bendera Korea Utara. (Foto: Reuters/Denis Balibouse) Bendera Korea Utara. (Foto: Reuters/Denis Balibouse)

Pantau.com - China mengusulkan pengangkatan sanksi untuk Korea Utara dapat dipertimbangkan jika negara itu tunduk pada resolusi PBB. Terlepas Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji untuk upaya perlucutan senjata nuklir.

China telah menyetujui sanksi-sanksi PBB yang semakin keras terhadap Korea Utara menyusul uji coba nuklir dan rudal yang dilakukan Pyongyang. Namun, China juga selalu mengatakan sanksi itu harus disertai dengan pembicaraan untuk resolusi politik.

China adalah pendukung ekonomi dan diplomatik Korea Utara yang paling penting meskipun marah terhadap tindakan uji coba nuklir Pyongyang.

Baca juga: Iran Peringati Kim: Trump Orang yang Gampang Melanggar Perjanjian

Berbicara di Beijing setelah Trump dan Kim menandatangani pernyataan bersama di akhir pertemuan bersejarah mereka di Singapura, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menegaskan bahwa China selalu secara ketat mematuhi semua resolusi PBB tentang Korea Utara.

"Resolusi Dewan Keamanan PBB yang telah disahkan menyatakan bahwa jika Korea Utara menghormati dan bertindak sesuai dengan resolusi, maka langkah-langkah sanksi dapat disesuaikan, termasuk untuk menghentikan sementara atau menghapus sanksi yang relevan," kata Geng.

"China telah secara konsisten menyatakan bahwa sanksi bukan tujuan utama dalam hal ini. Tindakan Dewan Keamanan harus mendukung dan menyesuaikan dengan upaya pembicaraan diplomatik saat ini menuju perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea, dan mendorong solusi politik untuk semenanjung itu," lanjutnya.

Baca juga: Napak Tilas Kim Jong Un: Tahta, Rambut Hingga Jean Claude Van Damme

"Sebagai pihak penting yang terlibat dalam masalah Semenanjung Korea, dan sebagai penandatangan gencatan senjata, China memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk memainkan peran yang layak dalam kemajuan menuju semenanjung Korea yang bebas nuklir," ujar Geng.

Ketika menyangkut soal Korea Utara, Beijing memiliki kepentingan strategis utama dan telah lama khawatir bahwa jatuhnya Korut sebagai negara yang terisolasi dapat mendorong gelombang pengungsi ke China timur laut, atau bahwa perang nuklir di semenanjung Korea dapat mencemari wilayah China.

Korea Utara juga berperan sebagai negara berharga penyangga antara China dan pasukan AS di Korea Selatan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More