Forgot Password Register

Kini Rekam Biometrik Jemaah Haji Bisa Diambil di Asmara Haji

Ibadah haji (Foto: REUTERS/Ahmed Jadallah) Ibadah haji (Foto: REUTERS/Ahmed Jadallah)

Pantau.com - Sekretaris Jenderal Kementeri Agama Nur Syam mengatakan perekaman biometrik sidik jari jamaah haji sudah dapat dilakukan di Indonesia.

Sebelumnya, perekaman biometrik dilakukan di Bandara Jeddah dan Madinah dan antreannya bisa berjam-jam.

"Dari skema itu, waktu verifikasi data diri jamaah haji saat tiba di Arab Saudi dapat dipangkas setidaknya dua jam. Begitu jamaah setiba di bandara Saudi, tinggal melakukan pencocokan sidik jari dan mendapatkan stempel paspor untuk kemudian langsung menuju bus," kata Nur Syam, di Jakarta, Minggu (27/5/2018).

Baca juga: Kemenag Ancam Coret Petugas Haji yang Tidak Disiplin

Dia bersyukur pihak Indonesia bisa meyakinkan otoritas Saudi agar bisa memberlakukan kebijakan itu, terutama dari pihak imigrasi.

Nur Syam mengatakan, rekam biometrik itu termasuk rekam sidik dan dokumen penting lain untuk perjalanan haji yang kini bisa dilakukan di asrama haji di Tanah Air.

Baca juga: Tahun 2018, Kuota Haji di Tangerang Ditambah 404 Jamaah

"Sehingga ketika mereka di Saudi, mereka tinggal mengecap paspor mereka dan finger print satu sidik jari saja sehingga lebih efisien," kata Nur Syam.

Namun, pengambilan data biometrik itu baru dilaksanakan di embarkasi Jakarta. Nantinya, skema itu akan diperluas untuk jamaah dari embarkasi lainnya di Indonesia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More