Forgot Password Register

Kofi Annan Wafat, Presiden Ghana Instruksikan Bendera Setengah Tiang

Kofi Annan Wafat, Presiden Ghana Instruksikan Bendera Setengah Tiang Nana Akufo-Addo berduka cita atas wafatnya Kofi Annan. (Foto: Reuters//Hannah McKay)

Pantau.com - Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo, menyampaikan kesedihan terdalamnya di Accra pada Sabtu (18/8/2018), sehubungan dengan berita wafatnya mantan sekretaris jenderal PBB Kofi Annan. Ia menilai Annan merupakan rekan terbesar dari rakyat Ghana.

"Pemerintah dan rakyat Ghana, Ibu Negara Rebecca dan saya sangat sedih oleh berita mengenai wafatnya, di Bern, Swiss, salah seorang rekan terbesar kami, Kofi Annan," tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Nana Akufo-Addo.

Akufo-Addo memuji Annan sebagai seorang diplomat internasional yang begitu sempurna. Bahkan pria yang wafat di usia 80 tahun itu sangat dihormati karena pekerjaannya.

"Ia mengangkat negara kami dengan sangat tinggi melalui posisinya dan melalui perbuatannya yang sangat terhormat di kancah global," tambahnya.

Baca Juga: Mantan Sekjen PBB, Kofi Annan Tutup Usia

Akufo-Addo menggambarkan Annan sebagai orang yang sangat percaya pada kemampuan Ghana untuk mengukir jalurnya di jalan kemajuan dan kemakmuran.

"Tak diragukan, ia luar biasa dalam berbagai perbuatan selama hidupnya, dan meninggalkan jejaknya berupa kenangan yang paling menyenangkan. Namanya akan selalu dikenang," katanya.

Selain itu, pria berusia 74 tahun itu juga berbelasungkawa kepada keluarga Annan yang ditinggalkan, terutama Nane Maria.

"Saya, atas nama seluruh rakyat Ghana, menyampaikan setulus hati belasungkawa terdalam kepada janda, yang paling dicintanya, Nane Maria, dan anak-anak tercintanya," kata presiden tersebut.

Baca Juga: Adanya Intervensi Politik, Nigeria dan Ghana Terancam Skorsing FIFA


Presiden Ghana itu menginstruksikan pengibaran bendera nasional setengah tiang di seluruh negeri tersebut dan di semua misi diplomatiknya di seluruh dunia, selama satu pekan mulai Senin untuk menghormati mantan negarawan internasional tersebut.

Satu pernyataan dari Kofi Annan Foundation mengatakan mantan pemimpin PBB itu wafat pada Sabtu pagi di Swiss setelah ia menderita sakit singkat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More