Pantau Flash
Komisioner KPU Tingkat Provinsi Dikumpulkan Pasca OTT Wahyu Setiawan
Konstruksi RDMP Kilang Balikpapan Melebihi Target
Ketut/Tania Gagal Lolos Babak Utama Thailand Master 2020
Kementan: Madiun Akan Dijadikan Pusat Pengembangan Porang
Kemenko Proyeksi Penyaluran KUR 2020 Makin Kencang

Komedian dan Komika Itu Berbeda Loh, Simak Nih Penjelasan Abdur Arsyad

Komedian dan Komika Itu Berbeda Loh, Simak Nih Penjelasan Abdur Arsyad Komika Abdur Arsyad (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadilah)

Pantau.com - Banyak orang memukul rata definisi antara komedian dan komika, padahal kedua pekerjaan itu jelas berbeda, baik dari metode penyampaian maupun etika yang terbentuk secara kasatmata.

Komika Abdur Arsyad mengungkap bagaimana ada aturan yang terbentuk diantara komika yang pantang untuk dilanggar, dimana setiap komika tidak boleh mengambil joke atau materi stand up milik komika lain tanpa izin.

Baca Juga: Tersedu-sedu, Komika Abdur Arsyad Cerita Ketakutannya pada Kematian

"Ada bite-bite yang milik komika tertentu enggak boleh tuh sembarangan kita ambil. Beda sama komedian, Sule misalnya bite nya dibawain Andre itu enggak masalah asal dibawakan lebih lucu," ungkap Abdur saat menyambangi Pantau.com di Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019.

Fakta ini diungkap Abdur saat Pantau.com meminta tiga bite komedi receh yang ternyata ia tidak memilikinya. Beberapa bite komedi yang diingatnya adalah milik rekannya, sehingga ia enggan memakainya, karena dianggap tidak etis.

Seorang komika bisa saja memakai bite milik komika lainnya asalkan sebelumnya sudah meminta izin terlebih dahulu kepada si pemiliknya. Seperti pengalaman Abdur yang mengaku pernah memakai bite komika Arie Kriting saat mengisi sebuah acara offair.

"Nah kalau itu (minta) izin dibolehkan enggak masalah, kalau enggak tuh kayaknya (etika) gimana gitu," lanjutnya.

Baca Juga:  Rasa Haru dan Bangga, Abdur Arsyad Resmi Jadi Ayah

Selain itu sebagai seorang komika, Abdur mengatakan jika sebelum tampil ada banyak hal yang harus dipersiapkan, agar bisa mengantisiapasi kondisi-kondisi yang tidak terprediksi sebelumnya. Berdasarkan pengalamannya,  Abdur selalu menganalisa tempat, audience, dan tema acara sebelum menerima pekerjaan, agar materi yang ia bawakan bisa masuk dan tidak garing (tak lucu).

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: