Forgot Password Register

Komisi III Desak Kapolri Jelaskan Ancaman Bom ke DPR

Komisi III Desak Kapolri Jelaskan Ancaman Bom ke DPR Politisi PPP Arsul Sani (Foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Komisi III DPR menuntut penjelasan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait adanya ancaman bom bunuh diri di gedung DPR RI dan DPRD dari terduga teroris di Riau.

"Nanti Kapolri dalam raker (rapat kerja) dengan Komisi III perlu menjelaskan ini secara khusus secara detail," ujar Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Arsul tak mempermasalahkan apabila nantinya penjelasan harus dilakukan secara tertutup, tapi satu hal yang pasti Kapolri harus menjelaskan secara pasti hasil penyelidikannya, lantaran melibatkan lembaga negara.

"Jika harus dengan rapat tertutup ya dengan rapat tertutup enggak ada masalah," imbunya

Baca juga: Fadli Zon: Jangan Bunuh Teroris yang Akan Ledakkan Bom di DPR!

Nantinya, juga dalam rapat tersebut DPR akan merumuskan sejumlah langkah antisipasi aksi teror, tanpa harus meresahkan masyarakat yang datang ke DPR untuk menyampaikan aspirasinya.

"Jadi jangan terjebak pada, apakah benar atau tidak kelompok teroris itu mau ngebom kepada DPR, tapi harus terjawab bagaimana antisipasi mengamankan gedung DPR ini," paparnya.

Sekjen PPP itu mengatakan, DPR tidak bisa menjadi lembaga negara yang tertutup dan ketat, lantaran fungsinya sebagai tempat menyampaikan aspirasi masyarakat, "Tidak bisa kita ketatkan seperti Mahkamah Agung,  seperti BPK terus misalnya seperti MK," ungkapnya.

Merasa setali tiga uang dengan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo untuk melakukan meningkatkan pengamanan, tapi kata dia, pengamanan haruslah dilakukan secara lunak, tidak bisa sedemikian ketat, "Nanti dikomplain juga oleh masyarakat,  jadi harus ada tengah-tengahnya," tutup Arsul.

Sekadar informasi, adanya info bom bunuh diri di DPR RI dan DPRD diketahui setelah kepolisian Riau menangkap tiga orang alumni Universitas Riau, yang akan melakukan peledakkan dengan empat rakitan bom yang telah dibuat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More