Forgot Password Register

Komnas PA Desak DPR Segera Rampungkan RUU Terorisme

Bom Surabaya (Foto: Reuters/Sigit Pamungkas) Bom Surabaya (Foto: Reuters/Sigit Pamungkas)

Pantau.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak DPR RI segera merampungkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme. Hal ini lantaran rentetan aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait, mengatakan RUU itu harus dikebut karena saat ini sudah darurat teroris. Jika tidak selesai, ia mendukung gagasan pemerintah mengeluarkan Perppu Antiterorisme.

"Maka berhentilah (DPR) berdebat yang dimaksud dengan teroris bagaimana. Nantinya kami meminta merujuk ke Undang-Undang Perlindungan Anak karena beberapa kasus terorisme sudah melibatkan anak. Karena anak bukan pelaku, mereka korban," kata Arist di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya Rindu Orangtuanya

Arist mengatakan jika UU atau Perppu Antiterorisme itu jadi, maka tidak boleh ada hukuman berat untuk anak yang melakukan aksi teror.

Sebab, kata Arist, jika kasus anak seharusnya semua masuk di UU Perlindungan Anak. Ia tidak membenarkan ada aturan hukum yang berbunyi melibatkan anak atau menghukum anak.

"Oleh karena itu Perppu harus membatasi berlaku untuk anak-anak apa tidak. Sistem peradilan anak tidak bisa dihukum mati atau pun lebih dari 10 tahun," katanya.

Baca juga: Kunjungi Anak Pelaku Teror, Kak Seto: Sudah Banyak Perubahan

Selain mendesak RUU dan Perppu Antiterorisme, Komnas PA juga meminta para elit politik untuk tidak saling berdebat. Arist menyarankan bersama-sama mengamankan serta memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

"Ini bukan hanya masalah teroris maupun pengalihan isu. Ini tragedi kemanusiaan," kata Arist.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More