Forgot Password Register

Keluarga Korban Sembako Maut Monas Duga Ada Kelalaian dari Panitia

Kuasa Hukum Korban di Bareskrim (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Kuasa Hukum Korban di Bareskrim (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Pihak keluarga Muhammad Rizki Syahputra, bocah tewas saat pembagian sembako di Monas melaporkan adanya tindak pidana dalam kasus itu ke Bareskrim Polri. Muhammad Fayad selaku kuasa hukum keluarga korban menduga adanya unsur kelalaian yang dilakukan oleh panitia sehingga sampai muncul korban jiwa.

"Pasal 359 itu karena kelalaian matinya orang, berarti adanya korban. Kita fokusnya di pasal 359," kata Muhammad Fayad di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). 

Baca juga: Ibu Korban Tewas Sembako Maut Laporkan Ketua Panitia ke Bareskrim

Saat ditanya apakah laporannya tersebut berdasarkan pengaruh atau intervensi dari pihak tertentu, Fayad dengan tegas membantahnya. 

"Tidak, inisiatif sendiri bikin laporan di Bareskrim. Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Karena kelalaiannya mengakibatkan kematian orang lain, itu ancaman pidananya lima tahun," ujarnya. 

Fayad mengungkapkan, tidak benar jika korban Muhammad Rizki Syahputra meninggal dunia di luar area Monas. Menurut Fayad, faktanya adalah korban tewas karena berdesakan di Monas.

"Oh iya. Ini faktanya seperti itu, terjadinya di dalam Monas desak-desakan. Kalau ada pihak lain yang bilang kejadiannya itu di luar Monas akan kita kejar, kita mintai pertanggung jawabannya pernyataan seperti itu," katanya.

Baca juga: Pernyataannya Soal Sembako 'Maut' Monas Dibantah Polisi, Begini Reaksi Sandiaga

Sebelumnya, pihak kepolisian menjelaskan, kedua korban tewas terkait acara Forum Untukmu Indonesia (FUI) tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa di luar wilayah Monas. "Kita temukan di luar pagar tergeletak. Kita temukan tidak mengantri," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More