Forgot Password Register

Headlines

KPAI Dampingi Bocah Korban Persekusi di Bekasi

Ilustrasi Persekusi (Foto: Pixabay) Ilustrasi Persekusi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi, Jawa Barat, turun tangan menangani kasus persekusi yang melibatkan dua bocah sekolah dasar (SD) di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Minggu, 8 April 2018.

"Kasus tersebut benar adanya, sudah laporan ke polisi dan sekarang kami mulai menanganinya dengan mendatangi rumah korban," kata Wakil Ketua KPAI Kota Bekasi Rury Arif Riyanto di Bekasi, Kamis 12 April 2018.

Menurut dia, dugaan kasus persekusi itu menimpa korban berinisial AJ (12) dan rekannya HL (13) yang ditelanjangi hingga bugil oleh warga setempat karena dituduh mencuri jaket korban.

"Kita mau dengar dulu kesaksian warga dan korban perihal peristiwa ini," katanya.

Sementara itu, AJ yang ditemui di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, mengaku trauma dengan insiden tersebut.

Pelajar sekolah dasar itu menceritakan kejadian yang dialaminya saat dia tengah berkumpul bersama dua rekannya, AJ dan RZ (14) untuk begadang di pos ronda.

RZ kemudian menyuruh AJ dan HL mengambil jaket milik korban bernama Halim yang tengah dijemur di teras rumahnya. Namun aksi keduanya terpergok oleh warga setempat bernama Nur yang tengah berada di dalam rumah.

Nur langsung menangkap keduanya dan melucuti pakaian korban, sementara RZ berhasil melarikan diri dari kejaran warga. AJ mengaku sempat diarak warga sampai ke tempat tinggalnya di Kampung Al-Bahar RT 01/01, Harapan Jaya, Bekasi Utara, yang berjarak sekitar 400 meter tanpa sehelaipun pakaian di tubuhnya.

Sementara HL tidak diarak, namun hanya ditelanjangi di lokasi kejadian. "Selama di jalan, leher saya juga dijepit dengan tangan dan mata saya ditutup, kepala saya juga dipukul, ditendang dan rambut kepala dijambak," kata AJ.

AJ mengaku sempat menangis karena merasa kesakitan usai pemukulan dan penjambakan rambut. Setibanya di rumah AJ, Nur langsung menemui ayah AJ, Sudirman (50) dan memberitahunya akan membawa AJ ke ketua RW setempat untuk diadili.

Sudirman langsung mengejar AJ, namun anaknya sudah berada di rumah Ketua RW 16, Mad Sai hingga akhirnya diperkenankan kembali mengenakan pakaian.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More