Forgot Password Register

Headlines

KPK Bongkar Praktik 'Jual Beli' Sel dan Fasilitas di Lapas Sukamiskin

KPK Bongkar Praktik 'Jual Beli' Sel dan Fasilitas di Lapas Sukamiskin Komisi Pemberantasan Korupsi OTT Kalapas Sukamiskin (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan enam orang yang melakukan kegiatan 'jual-beli' kamar beserta fasilitasnya di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

"Hal ini seakan membuktikan sebagian rumor dan informasi yang berkembang di masyarakat selama ini terkait sel mewah koruptor di Lapas Sukamiskin, 'jual beli' kamar, 'jual beli' izin sehingga narapidana dapat keluar masuk Lapas dengan mudah," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam Konferensi Pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018).

Enam orang yang diamankan KPK ialah Wahid Husein (Kepala Lapas Sukamiskin), Hendry Saputra (Staf Wahid), Fahmi Darmawansyah (narapidana),Andri Rahmat (narapidana), Dian Anggraini (istri Wahid Husein), dan Inneke Koesherawati (istri Fahmi Darmawansyah).

Baca juga: Napi Korupsi Tak Berada di Lapas Sukamiskin, Kunci Sel Diperjualbelikan?

KPK menerangkan, Wahid diduga menerima uang dari para narapidana untuk memberi izin masuk dan keluar serta penambahan fasilitas lain di dalam Lapas.

Adapun beberapa fasilitas didalam lapas diantaranya kamar mandi terpisah, pendingin ruangan, televisi, tempat cuci piring dan rak-rak. Sekaligus narapidana diperbolehkan keluar masuk tahanan.

Atas laporan masyarakat, KPK menindaklanjuti kasus ini dan memulai penyidikan sejak April 2018 lalu, hingga akhirnya KPK melakukan OTT pada Jumat-Sabtu, 20-21 Juli 2018 dini hari.

Dari OTT ini, KPK juga berhasil menyita uang sebesar Rp20 juta dan USD 410, beserta dua unit mobil mewah dari rumah Wahid.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More