Forgot Password Register

KPK: Dua Hakim PN Tangerang Segera Disidangkan

Palu Hakim (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi) Palu Hakim (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang Wahyu Widya Nurfitri dan panitera pengganti Tuti Atika akan segera menjalani persidangan. Keduanya ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana penerimaan suap Rp30 juta terkait putusan perkara perdata wanprestasi di PN Tangerang.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan empat tersangka tindak pidana korupsi suap kepada hakim PN Tangerang ke penuntutan tahap 2," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta (11/5/2018).

Baca juga: Agus Rahardjo: Pihak yang Ingin Bubarkan KPK Adalah Pengkhianat Reformasi

Keduanya menerima pemberian suap sebanyak dua kali yaitu pada 7 Maret 2018 sebear Rp7,5 juta dan pada 12 Maret 2018 sebesar Rp22,5 juta dari Agus Wiratno dan HM Saipudin sebagai advokat.

Agus Wiratno sebagai advokat memberikan hadiah atau janji kepada Wahyu Widya selaku ketua majelis hakim dan Tuti Atika selaku panitera pengganti PN Tangerang terkait gugatan perdata wanprestasi di PN Tangerang Nomor 426/Pdt.G/2017/PN Tng dengan pihak tergugat Hj, Momoh Cs dan penggugat Winarno dengan permohonan agar ahli waris mau menandatangani akta jual beli melalui pemberian pinjaman utang sebelumnya.

Baca juga: Amin Santono Ditangkap KPK, Demokrat Mengaku Malu Jadi Bahan Olok-olok

Tuti menyampaikan informasi kepada pengacara Agus Wiratno mengenai rencana putusan yang isinya menolak gugatan, dan dengan segala upaya agar gugatan dimenangkan.

"Hingga hari ini total 10 saksi telah diperiksa dalam perkara ini seperti hakim di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Tangerang, Ketua Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Tengerang, Kepala Puskesmas Bawangan, swasta dan advokat," kata Febri.

Sidang rencananya akan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More