Forgot Password Register

KPK Kembali Periksa Zumi Zola untuk Tersangka Arfan

  Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (kiri) berjalan keluar ruangan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5/2018) (Foto: Antara / Reno Esnir) Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola (kiri) berjalan keluar ruangan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5/2018) (Foto: Antara / Reno Esnir)

Pantau.com - Dalami kasus gratifikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola sebagai saksi Arfan yang menjadi tersangka kasus korupsi berupa penerimaan gratifikasi pada sejumlah proyek pemerintah.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Arfan dalam kasus gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Zumi Zola dan Plt Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka.

Zumi, politisi yang dipecat oleh Partai Amanat Nasional (PAN) itu telah tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Tak hanya itu, KPK pada juga memanggil Zulkifli Nurdin, ayah dari Zumi sebagai saksi untuk tersangka Arfan dan Zumi. Zulkifli merupakan Gubernur Jambi periode 1999-2005 dan 2005-2010.

Baca juga: KPK Periksa Ayah Zumi Zola Terkait Kasus Gratifikasi

Sebelumnya, KPK berturut-turut telah memeriksa Sherin Taria, istri Zumi pada Selasa, 22 Mei 2018, Hermina Djohar, ibu dari Zumi pada Rabu, 23 Mei 2018, dan Zumi Laza, adik dari Zumi pada Kamis, 24 Mei 2018.

KPK mengklarifikasi ketiga orang itu terkait kepemilikan aset-aset tersangka dan dugaan penerimaan gratifikasi lainnya termasuk temuan uang di vila saat penggeledahan.

Ketiganya pun memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media seputar pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah dinas Gubernur Jambi dan vila milik keluarga Zumi Zola di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dalam penggeledahan itu, tim KPK menemukan uang dalam pecahan rupiah dan dolar AS.

Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp6 miliar.

Zumi dan Arfan disangkakan pasal 12 B atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca juga: Setelah Panggil Ibu dan Istri, Hari Ini KPK Periksa Adik Kandung Zumi Zola

Share :
Komentar :

Terkait

Read More