Forgot Password Register

KPK Panggil 3 PNS Kemendagri Terkait Kasus Korupsi Gedung IPDN di Gowa

KPK Panggil 3 PNS Kemendagri Terkait Kasus Korupsi Gedung IPDN di Gowa ilustrasi (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) panggil tiga pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam lanjutan penyidikan kasus korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan TA 2011. Selain itu, tiga orang pihak swasta juga dipanggil penyidik dalam kasus tersebut.

"Hari ini penyidik memanggil enam saksi dalam kasus korupsi pembangunan Gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan untuk tersangka DJ (Dudy Jocom, pejabat Pembuat Komitmen Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekjen Kemendagri 2011)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: KPK Beberkan Strategi Baru Usut Korupsi Korporasi

Para saksi itu di antaranya, staf biro umum Kemendagri Eko Santoso, PNS Kemendagri Sri Kandiyati, PNS Kemendagri Mohammad Nofal, Wiraswasta Rois Effendi, Direktur PT Kharisma Indotarim Utama Mulyawan, dan Pegawai PT Waskita Karya Osmar Panahatan.

Dalam kasusnya, Dudy Jocom diduga pernah menghubungi beberapa kontraktor untuk memberitahu rencana Kemendagri lakukan lelang pembangunan Gedung IPDN dibeberapa daerah pada 2010. Namun sebelum lelang dilakukan, diduga telah disepakati pembagian pekerjaan dengan PT Waskita Karya untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan.

KPK menduga Dudy meminta fee sebesar 7 persen dari nilai proyek tersebut. Selain pembangunan di kabupaten Gowa, Dudy juga ditetapkan menjadi tersangka terkait pembangunan Gedung IPDN di Minahasa, Sulawesi Utara.

Diketahui selain di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, Gedung IPDN itu juga dibangun di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan Rokan Hilir Provinsi Riau.

Dudy Jacom juga menjadi tersangka pada korupsi pembangunan gedung IPDN di dua daerah itu. Sementara pihak lain yakni Kepala Divisi Gedung PT Hutama Karya Budi Rachmat Kurniawan menjadi tersangka pada pembangunan IPDN provinsi Sumatera Barat yang juga menjadi tersangka pada pembangunan kampus IPDN tahap II di Rokan Hilir provinsi Riau.

Baca juga: Ketua KPK Berharap Hukuman Billy Sindoro Diperberat, Kenapa?

Selain Dodi dan Budi, KPK juga menetapkan senior Manager pemasaran PT Hutama Karya Bambang Mustaqim dalam kasus kampus IPDN tahap II Rokan Hilir Provinsi Riau.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More