Pantau Flash
Winger Chelsea Gabung Inter Milan dengan Status Pinjaman
Menhub Minta Tarif Garuda Bisa Dijangkau Masyarakat
Waspada Virus Korona, Pemerintah Tutup Penerbangan Rute Wuhan China
Soal Virus Korona, Jokowi Perintahkan Pengawasan Diperketat
Ducati Resmi Luncurkan Desmosedici GP20

Kualitas Perenang Indonesia Sangat Jauh Tertinggal dari Singapura

Kualitas Perenang Indonesia Sangat Jauh Tertinggal dari Singapura Perenang Indonesia Aflah Prawira (atas) memacu kecepatannya pada Final Renang Gaya Bebas 1500 Meter Putra SEA Games ke-30 di New Clark City Aquatic Center, Filipina, Kamis (5/12/2019). (Foto: Antara/Nyoman Budhiana)

Pantau.com - Pelatih Timnas renang David Armandoni menyatakan tidak seharusnya membandingkan kualitas perenang tim Indonesia dengan Singapura. menurutnya perbedaan keduanya terlalu timpang.

"Mungkin seharusnya kita tidak membandingkan perenang kita dengan Singapura. Tetapi kita harus berpikir soal (meningkatkan kualitas) diri kita sendiri," ujar David.

Baca Juga: IOAC 2019 Jadi Seleksi Pra-PON Papua 2020

Pelatih asal Prancis itu mengatakan kualitas perenang Singapura sangat jauh berbeda levelnya dengan perenang Indonesia. Sehingga yang perlu dilakukan saat ini adalah menciptakan sistem yang benar-benar fokus meningkatkan perenang junior agar lebih siap tembus menuju kompetisi level internasional.

"Lebih baik kita mengembangkan dan meningkatkan sistem pembinaan renang kita serta memikirkan para perenang muda agar bisa berprestasi di masa mendatang," katanya.

"Ada beberapa perenang muda yang cukup berpotensi dan kita harus membantu mereka agar bisa naik tingkat karena mereka benar-benar masih jauh (kualitasnya)," ucapnya menjelaskan.

Singapura, lanjut dia, memiliki kualitas atlet yang bagus karena juga didukung oleh sistem pelatihan yang canggih, yang belum dimiliki oleh Indonesia.

Kendati dihadapkan dengan kondisi timpang seperti itu, David yakin tim renang Indonesia bisa mendekati kualitas tim renang Singapura apabila program Pelatnas dipersiapkan lebih dini dengan sistem pelatihan dan pembinaan yang jelas dan matang.

Ia menyebutkan seusai tampil di SEA Games Filipina, Singapura akan segera mempersiapkan Olimpiade bahkan SEA Games 2021 dalam dua pekan ini. Indonesia, menurutnya seharusnya juga bisa memulai lebih awal tanpa harus menunggu hingga mendekati kejuaraan.

"Saya pikir Singapura sudah mempersiapkan Olimpiade dan SEA Games 2021 dua pekan setelah SEA Games 2019. Kita juga harus punya program mulai dari sekarang."

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga PB PRSI Wisnu Wardhana mengatakan hal serupa. Indonesia perlu mencontoh Singapura dan Vietnam dalam persiapan menuju kompetisi Asia atau dunia. Salah satu upayanya adalah dengan melaksanakan Pelatnas jangka panjang dan tanpa putus, bahkan kalau perlu mengirim atlet berlatih di luar negeri.

"Sekarang cabang renang Singapura dan Vietnam itu memetik hasil pembinaan yang sudah mereka lakukan sejak 20 tahun yang lalu. Sehingga mereka siap dengan atlet pelapis yang berkualitas," kata Wisnu.

Baca Juga: Emas SEA Games 2019 Jadi Awal Kebangkitan Polo Air Indonesia

Wisnu pun berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih soal pembinaan kepada para atlet di cabang olahraga terukur agar bisa lebih berprestasi pada kejuaraan di masa mendatang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga