Pantau Flash
7 Tahun Digarap, PLTA Rajamandala akan Pasok Kelistrikan Jawa-Bali
Hendra Pastikan Indonesia Open 2019 Bukan Kompetisi Terakhirnya
Harga Cabai Tembus Rp70.553 per Kg Setara Setengah Kg Daging Sapi
Persija Siap Beri Kekalahan Pertama untuk Tira Persikabo
DPR Terima Surat Pertimbangan Pemberian Amnesti Baiq Nuril

Kumpulkan Para Ahli Hukum, Prabowo Akan Bikin Surat Wasiat

Kumpulkan Para Ahli Hukum, Prabowo Akan Bikin Surat Wasiat Prabowo Subianto bersama Neno Warisman (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Setelah menggelar forum untuk mengungkap kecurangan di Pilpres 2019, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah tim hukum di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa malam (14/5/2019).

"Saudara-saudara sekalian setelah ini, sore hari ini saya akan ke Kertanegara, saya akan kumpulkan ahli hukum saya akan membuat surat wasiat saya," ujar Prabowo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: BPN Menolak Hasil Penghitungan Suara Versi KPU, Ini Alasannya

Prabowo kemudian mengimbau kepada pihak tertentu untuk tidak menakut-nakuti rakyat dengan tuduhan makar. Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki pemerintah saat ini merupakan hasil jerih payah rakyat.

"Saya katakan tidak usah nakut-nakutin kita dengan makar-makar. Orang-orang ini tokoh bangsa ini bukan makar. Jenderal-jenderal itu memperatuhkan nyawa sejak muda. Tedjo Eddy tidak makar, Djoksan (Djoko Santoso) tidak makar, Amien Rais tidak makar," tegasnya.

Baca juga: Data Penghitungan Versi BPN: Prabowo-Sandi Unggul 54,24 Persen Suara

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar berlaku adil dan jujur dalam penyelenggaraan pemilu. "Kami mengimbau insan-insan di KPU, kau anak-anak Indonesia yang ada di KPU sekarang nasib masa depan bangsa Indonesia ada di pundakmu," tuturnya.

"Harus memutuskan. Kau yang harus memilih menegakkan kebenaran dan keadilan demi bangsa dan rakyat Indonesia atau meneruskan kebohongan dan ketidakadilan berarti kau mengizinkan penjajahan terhadap rakyat Indonesia," tandasnya.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: