Pantau Flash
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC
Beberkan Cairan Kimia, TPF Sebut Pelaku Tak Ada Niat Bunuh Novel Baswedan
Bentrok Warga Terjadi di Mesuji, Tiga Orang Dikabarkan Tewas
Melaju ke Babak Kedua, Della/Rizki Dibayangi Rekor Buruk
Keponakan Prabowo Cabut Gugatan, Mulan Jameela Lanjut Gugat Gerindra

Laba Freeport Diprediksi 2 Miliar Dolar, Inalum: Kalau Turun, Ya Jangan Dimarahi

Headline
Laba Freeport Diprediksi 2 Miliar Dolar, Inalum: Kalau Turun, Ya Jangan Dimarahi Direktur PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) diprediksi akan menghasilkan laba sebesar USD2 miliar saat kondisi perusahaan stabil, yakni sekitar 2022.

"Kalau 2019-2020 turun (penerimaan) ya jangan dimarahi. Kalau nanti sudah stabil labanya bisa 2 miliar dolar AS," kata Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum, Budi Gunadi Sadikin pada diskusi publik bertajuk Kembalinya Freeport ke Indonesia di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Baca juga: Ditanya Tenaga Kerja Asing, Menteri Hanif: di Malaysia 5 Juta Orang Enggak Ribut

Dirut BUMN yang mengambilalih PTFI ini menambahkan, laba perusahaan bahkan diprediksi bisa menembus 2,36 miliar dolar atau setara Rp33,04 triliun pada 2034. Saat itu, Freeport Indonesia akan membayar pajak sebesar USD1,2 miliar per tahun untuk negara. 

"Nanti kementerian yang dipimpin Ibu Sri Mulyani akan menerima USD1,2 miliar dari PPh Freeport Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Kata Sri Mulyani Robot yang Bekerja Juga Harus Bayar Pajak

Budi memaparkan, cadangan emas Freeport Indonesia masih cukup besar. Untuk Grasberg Open Pit memang segera habis pada 2019.

Namun, selain Grasberg, ada tambang tembaga dan emas lain di kawasan Freeport Indonesia seperti area pertambangan dengan nama Kucing Liar dan Blok B yang sampai saat ini belum digali.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: