Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Liverpool vs City: Ujian Sesungguhnya Jurgen Klopp di Pekan ke-12

Liverpool vs City: Ujian Sesungguhnya Jurgen Klopp di Pekan ke-12 Laga Liverpool vs Manchester City. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)

Pantau.com - Jadwal Premier League pekan ke-12 yang mulai bergulir pada Sabtu 8 November 2019 dini hari. Yang paling bergengsi adalah laga yang mempertemukan Liverpool vs Manchester City, yang tak ubahnya episode pertama penentuan perburuan gelar juara musim ini.

Liverpool saat ini berada di puncak klasemen dengan koleksi 31 poin, unggul enam poin dari Man City (25) di posisi kedua. Praktis hasil laga di Anfield, Liverpool, pada Minggu 10 November mendatang bakal mempengaruhi konstelasi persaingan di antara keduanya.

Perang urat syaraf sudah dilancarkan sejak beberapa hari sebelumnya. Manajer Man City Pep Guardiola tak sungkan melontarkan tuduhan bahwa Sadio Mane dan pemain Liverpool lainnya sebagai rombongan pelaku diving, yang segera dibantah oleh Juergen Klopp.

Baca juga: Jurgen Klopp, Jawaban Liverpool Keluar dari Krisis

Komentar itu seketika memantik respons dari Klopp, yang menyebut bahwa Liverpool punya kontrak jangka panjang gratisan di dalam isi kepala Guardiola. Pun demikian, ia menambahkannya dengan tetap memuji Guardiola sebagai manajer terbaik di dunia saat ini.

Klopp jelas punya pekerjaan besar yang menanti, yakni menyudahi catatan buruk nirkemenangan kontra Man City dalam tiga pertemuan terakhir di semua kompetisi.

Musim lalu, Man City jelas menjadi batu ganjalan utama yang gagal disingkirkan Liverpool dalam upayanya menyudahi paceklik gelar liga hampir tiga dasawarsa lamanya. Dan Liverpool harus melakukannya dalam kondisi yang belum bisa dianggap setara, setajam dan sesolid musim lalu.

Klopp bahkan sengaja menyimpan gelandang jangkar andalannya Fabinho dalam laga kontra Aston Villa pekan lalu, demi menghindarkan legiun Brasil itu dari ancaman hukuman akumulasi kartu. Perjudian Klopp pekan lalu berhasil.

Keberhasilan Liverpool meraih dua kemenangan terakhir di Liga Inggris lewat situasi menit-menit akhir, seharusnya menjadi modal bagi The Reds jelang menjamu Man City. Liverpool harus betul-betul membuktikan mereka telah menjelma dari raksasa mentalitas menjadi monster mentalitas jika ingin memetik tiga poin penuh dari Man City.

Baca juga: Guardiola: Man City Belum Siap Juara Liga Champions

Sebaliknya, Man City yang selalu menderita kekalahan mengejutkan setiap bulan tentu tak ingin noda hitam itu datang dari pesaing utamanya dalam perjuangan mempertahankan gelar juara Liga Inggris.

Terlebih, hasil pertandingan terakhir yang dijalani Man City hanya berbuah hasil imbang 1-1 melawan tim debutan Liga Champions Atalanta pada tengah pekan lalu. Bukan saja meninggalkan catatan kehilangan dua poin, Man City juga disisakan kekhawatiran akan kondisi kiper utama mereka Ederson Moraes yang di laga itu harus ditarik keluar lebih awal demi pencegahan cedera.

Pada akhirnya, kesiapan mental memang menjadi kunci utama dari siapa yang akan berhak melakukan perayaan selepas peluit tanda laga akhir berbunyi di Anfield, sekira 60 jam dari sekarang.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Olahraga

Berita Terkait: