Forgot Password Register

Luka di Organ Dalam, 4 Korban Bom Surabaya Jalani Operasi

Petugas mengevakuasi korban di lokasi ledakan di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono) Petugas mengevakuasi korban di lokasi ledakan di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Pantau.com - Empat korban peledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela menjalani operasi di Rumah Sakit Bedah Surabaya (RSBS) Jalan Manyar Surabaya, Minggu (13/5/2018).

"Ada delapan korban yang dirawat di sini, empat korban di antaranya menjalani operasi hari ini," kata Dirut RS Bedah Surabaya Priyanto Suasono kepada wartawan di Surabaya.

Menurut dia, empat korban yang menjalani operasi tersebut mengalami banyak luka akibat serpihan logam dan juga pendarahan di organ dalam, sedangkan empat korban lainnya dirawat intensif.

Baca juga: Ketua DPR Ajak Masyarakat Jihad Melawan Terorisme

"Sekarang masih dilakukan diidentifikasi lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengatakan delapan korban tersebut saat ini kondisinya mulai stabil, hanya saja masih perlu penanganan lebih lanjut dari pihak dokter setempat.

"Masih dilakukan pembersihan dari benda-benda asing. Kami terus observasi," katanya.

RS Bedah sendiri sebelumnya merawat 16 korban ledakan bom di Gereja Santa Maria Jalan Ngagel, satu orang di antaranya meninggal dunia atas nama Vinsencius Evan umur 11 tahun warga Barata Surabaya.

Baca juga: Pantau Foto: Dahsyatnya Serangan Bom di Tiga Gereja di Surabaya

Dari 16 korban tersebut sekitar delapan orang dirawat di RS Bedah yakni Dia Linawati (69 tahun), Warsinto (64), Desmonda (20), Teddy (65), Wenny (47), Fransiska (60), Nathel (8), Sidiq (65).

Sedangkan tujuh korban lain yakni Ahmad dirujuk ke RSUD Soetomo, Junaedi dan Ari Setiawan (anggota polisi) dirujuk ke RS Bayangkara, Mulyono ke RSAL, Megasari ke RS Siloam serta Sutanto dan Evelyn ke RS Premier.

Diketahui ada tiga gereja yang terkena ledakan bom yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Jalan Ngagel, GKI Jalan Diponegoro dan GPPS Jalan Arjuna. Aksi teror peledakan bom tersebut menewaskan sekitar 11 orang dan 41 orang terluka.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More