Forgot Password Register

Macron: Pembicaraan dengan Donald Trump Seperti Sosis

Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters/Christophe Petit Tesson) Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters/Christophe Petit Tesson)

Pantau.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron angkat bicara soal laporan CNN yang mengatakan jika komunikasi dirinya dengan Presiden Amerika Serikat berakhir mengerikan. 

Mengutip The Guardian, Kamis (7/6/2018), ia mengatakan, panggilan teleponnya dengan Donald Trump dan para pemimpin dunia lainnya seperti sosis. Artinya, lebih baik tidak dijelaskan soal pembicaraannya.

Meminjam kutipan terkenal dari negarawan abad 19 Prusia, Otto von Bismarck, Macron menyimpulkan kebijakannya menahan diri dari membuat komentar off-the-record tentang percakapannya dengan para pemimpin dunia lainnya.

"Seperti yang biasa dikatakan Bismarck, jika kami menjelaskan kepada orang-orang bagaimana sosis dibuat, sepertinya mereka tidak akan terus memakannya," katanya.

Baca juga: LeBron James-Stephen Curry: Juara NBA 2018 Bakal Tolak Undangan Donald Trump ke Gedung Putih

“Jadi saya suka ketika orang-orang melihat makanan yang sudah jadi, tetapi saya tidak yakin komentar bermanfaat."

Banyak yang menilai jika langkah Macron yang sedikit tertutup dianggap kalah dari pendahulunya François Hollande yang sering off-the-record dengan wartawan. Hal itu pula membuat pemburu berita seperti menjauh dari sosok Presiden tampan itu.

Namun, Macron menilai apa yang ia lakukan sudah tepat dan akan terus berjalan seperti itu.

“Anda dapat pergi dan bertanya kepada orang-orang yang memberi komentar, tetapi di sini di Paris kami tidak berkomentar tentang bagaimana itu berjalan, atau seberapa panas, dingin, hangat atau hal-hal buruk. Kita teruskan saja dan lakukan sesuatu,”kata Macron.

Baca juga: Iran Godok Pengayaan Uranium Jumlah Besar, Israel Berikan Tanggapan

Diketahui, Presiden berusia 40 tahun itu mengatakan, jika keputusan Trump mengenakan tarif pada ekspor kepada sekutu AS adalah kesalahan.

Sementara Gedung Putih mengatakan pembicaraan antara Trump dan Macron seputar perdagangan dan imigrasi, tanpa merinci lebih lanjut.

“Macron mengira dia akan mampu mengungkapkan pikirannya, berdasarkan hubungan. Tetapi Trump tidak bisa menangani kritikan seperti itu," bunyi keterangan Gedung Putih.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More