Forgot Password Register

Mahfud MD: Islam Itu Damai Bukan Ancaman!

Mahfud MD: Islam Itu Damai Bukan Ancaman! Ilustrasi Mahfud MD. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Komisioner Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengatakan Islam sebagai agama yang mayoritas dianut penduduk Indonesia menerima toleransi dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

"Saya kira Islam bukan ancaman bagi orang yang berbeda. Islam itu sangat mencintai kedamaian," kata Mahfud saat menghadiri pengajian Abuya Muhtadi di Pandeglang, Banten, Senin, 9 Juli 2018.

Mahfud memuji pengajian yang dilaksanakan ulama besar di Provinsi Banten Abuya Muhtadi karena mengembangkan model "Ahlussunah Wal Jamaah' yang dikembangkan Mazhab Imam Syafii.

Imam Syafii adalah penganut moderasi Islam yang menerima toleransi dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

Agama Islam sangat menerima Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, bahasa dan budaya.

Selama ini, kehidupan masyarakat sangat berdampingan juga harmonis tanpa perbedaan.

Baca juga: Jelang Pemilu 2019, NU Imbau Masyarakat Hormati Perbedaan

Bahkan, persatuan dan kesatuan semakin kuat dan terpelihara dengan baik dalam kerangka NKRI.

"Islam itu ya diskusi dengan kelembutan dan kedamaian dan bukan ancaman," katanya menjelaskan.

Menurut dia, Pancasila hasil ijtihad para ulama dan diantaranya KH Hasyim Asy'ari cukup besar menyumbangkan pemikiran nilai-nilai Pancasila dan UUD 45 sebagai ideologi bangsa.

Karena itu, agama Islam sangat mencintai Pancasila dan UUD 45 yang memiliki keanekaragaman perbedaan tersebut.

"Kami yakin Indonesia ke depan menjadi nenjadi negara terbesar di dunia karena memiliki ideologi Pancasila," kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara itu, Abuya Muhtadi mengatakan Islam agama yang menerima toleransi dan menghormati perbedaan sehingga garda terdepan untuk menyelamatkan ideologi Pancasila.

Sebab, Pancasila dapat memperkuat persatuan dan kesatuan tanpa mengenal perbedaan suku, agama, bahasa serta budaya.

"Kita harus semangat keberagamaan dipelihara dan dijaga untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More