Forgot Password Register

Mantan Ajudan Boediono Jadi Deputi Penindakan, Ketua KPK: Harus Profesional

Gedung KPK  (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan terkait mantan ajudan Boediono, Brigjen Firli yang bertugas sebagai Deputi Penindakan KPK terkait kasus Century. Boediono kerap disebut terlibat kasus tersebut.

Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, sudah menjadi keharusan bagi Firli saat menjadi pegawai KPK, dapat mengutamakan tugasnya dan bersikap profesional.

"Terkait Pak Firli, begitu dia tugas di KPK ya harus melupakan bagaimana dia berasal. Pak Firli harus menegakkan tugasnya di KPK," ujar Agus saat menggelar konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2018).

Baca juga: Bongkar Kebobrokan KPK, Dirdik Aries Budiman Diperiksa

Sementara itu, Firli sendiri baru dilantik menjadi Deputi Penindakan KPK tergolong baru, atau tepatnya pada Jumat, 6 April 2018. Jabatan Firli terbilang cukup berpengaruh di KPK, karena dirinya membawahi 193 penyelidik, 93 penyidik, dan 95 jaksa KPK.

Firli sebelumnya menjadi ajudan Boediono pada tahun 2012, sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakapolda Banten pada 2014.

Baca juga: Demokrat Desak KPK Segera Tuntaskan Tiga Kasus Besar Agar Tidak Buat Gaduh

Sementara itu, terkait kasus Century, Agus masih meminta publik untuk bersabar dan biarkan penyidik menyelesaikan tugasnya dengan cermat dan tepat. Ia juga berjanji pihaknya akan terus mengusut tuntas kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp7,4 triliun itu.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More