Forgot Password Register

Marak Candaan Bom di Pesawat, Kemenhub akan Koordinasi dengan Polisi

Jumpa pers di Kemenhub (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika) Jumpa pers di Kemenhub (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Direktur Angkutan Udara Ditjen Hubud Kemenhub Maria Kristi Endah Murni mengatakan sudah bekerjasama dengan aparat keamanan terkait maraknya aksi candaan bom di pesawat. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan upaya untuk meminimalisir kejadian serupa. 

"Ini kita semua sudah punya mitigasi, kita semua sudah stand by. Tentu bekerjasama dengan aparat untuk hukumannya kepada yang bersangkutan akan di-blacklist, enggak boleh naik pesawat lagi nanti, belum tau gimana," ujarnya saat ditemui di Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Baca juga: Menhub Puas dengan Pembangunan Terminal Baru Bandara Ahmad Yani

Ia menambahkan, pihaknya juga akan mengecek lagi kejadian di Pontianak, soal adanya perusakan fasilitas maskapai.

"Saya nanti mau cek lagi yang di Pontianak, itu kan jadi rusak kapalnya dan itu bukan dilakukan oleh pelaku bom (tapi) dibuka oleh penumpang lain, sehingga mereka semua keluar. Itu kan juga merusak fasilitas pesawat jadi mungkin yang dihukum juga yang teriak bom dan yang merusak fasilitas pesawat," ungkapnya.

Baca juga: Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Rp4 Juta, Menhub Budi: Hoax!

Untuk pelaku candaan bom juga dinilainya bisa dijerat pasal berlapis agar mendapatkan hukuman yang lebih berat. "Nanti kalau sesuai UU penerbangan, KUHP, atau UU teroris kalau sudah selesai. Mungkin akan dikenakan pasal berlapis supaya jadi berat," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More