Forgot Password Register

Headlines

Marak Fenomena Kepala Sekolah Peras Siswa, Bupati Jayawijaya Murka

Marak Fenomena Kepala Sekolah Peras Siswa, Bupati Jayawijaya Murka Siswa di Bugi Papua (Foto: Antara/Marius Frisson Yewun)

Pantau.com - Bupati Jayawijaya, Papua, Jhon Richard Banua minta seluruh kepala sekolah menghentikan praktik pemerasan terhadap siswa yang hendak mengambil ijazah kelulusan.

Jhon mengatakan sudah menerima laporan terkait praktik pemerasan yang membuat siswa dan orangtua kesulitan mendapatkan ijazah tersebut.

"Saya dapat laporan bahwa begitu siswa mau ambil ijazah, ada permintaan wam (ternak babi) atau uang dulu, baru ijazahnya diberikan oleh kepala sekolah, dan saya sudah ingatkan untuk kepala sekolah jangan lakukan hal ini," kata Jhon di Distrik Wollo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (21/3/2019).

Baca juga: Korban Kebakaran di Krukut Kekurangan Terpal dan Karpet

Ia mengatakan praktik itu akan mempersulit anak-anak di Jayawijaya mendapatkan pendidikan, dan pemerintah akan menindak tegas pelaku praktik tidak terpuji ini.

"Jangan persulit adik-adik kita yang mau sekolah. Pendidikan menjadi komitmen saya dengan pak wakil, jadi apabila itu dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab maka kami segera mengganti yang bersangkutan," katanya.

Jhon Banua mengimbau orangtua murid untuk tidak perlu takut melapor jika mendapati kejadian seperti yang dilaporkan.

"Orangtua jangan takut menyekolahkan anak-anak hanya karena pikir nanti bayar ijazah. Saya sampaikan bahwa ijazah itu gratis," katanya.

Baca juga: 25 Kampung Kembali Terendam Akibat Luapan dari Danau Sentani

Pada kunjungan kerja itu, Bupati menerima laporan dari warga Bugi dan Wollo bahwa sejumlah guru, termasuk kepala sekolah tidak hadir sehingga perlu dievaluasi kembali.

"Kami akan evaluasi kinerja tenaga pengajar di beberapa sekolah seperti yang disampaikan oleh masyarakat," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More