Forgot Password Register

Marak Kecelakaan Konstruksi, PUPR: Keselamatan Kerja Nomor Satu

Marak Kecelakaan Konstruksi, PUPR: Keselamatan Kerja Nomor Satu Ilustrasi kecelakaan kerja (Foto: Pantau.com/Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menaruh perhatian lebih atas maraknya kecelakaan konstruksi yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengimbau kepada seluruh kontraktor maupun para tenaga kerja di bidang konstruksi agar senantiasa mengutamakan prinsip K3 (Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja). 

Baca juga: Polisi Selidiki Unsur Pidana Jatuhnya Besi Proyek Rusun Pasar Rumput

"Kita harus lebih siap lagi baik dari sumber daya manusia maupun standarisasi peralatan, material dan metodologi. Ini semua dalam rangka percepatan tanpa mengurangi kualitas, oleh karena itu pembelajaran terhadap kejadian kemarin bagaimana keselamatan kerja menjadi nomor satu," ujar Syarif Burhanuddin di Gedung Kerta Niaga, Jakarta, Sabtu (28/4/2018). 

Syarif menambahkan untuk meningkatkan pemahaman terhadap prinsip K3, diharapkan para tenaga kerja bidang konstruksi harus melalui tahapan-tahapan pelatihan. 

"Supaya seluruh tenaga kerja memiliki tenaga yang terampil dan tentunya harus bersertifikat," ujarnya. 

Baca juga: Imbas Tragedi Rusun Pasar Rumput, Menteri Rini Bakal Rombak Jajaran Direksi PT Waskita

"Ada beberapa hal yang perlu disempurnakan adalah meningkatan safety, sehingga lebih mempertinggi tingkat keamanannya," lanjutnya.

Sebelumnya, kecelakaan pada proyek konstruksi yang baru-baru ini terjadi dan menjadi sorotan ialah proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta.

Kecelakaan kerja itu mengakibatkan satu orang tewas akibat tertimpa besi sepanjang 3 meter dari lantai 10 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More