Forgot Password Register

Mardani Soal Kasus Slamet Ma'arif: Pemerintah Bunuh Diri, Jika...

Mardani Soal Kasus Slamet Ma'arif: Pemerintah Bunuh Diri, Jika... Mardani Ali Sera (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno enggan memberi kesimpulan terkait penetapan status tersangka terhadap Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif berkaitan dengan Pilpres 2019. 

Wakil Ketua BPN Mardani Ali Sera beranggapan, Pemerintah justru bunuh diri jika melakukan tebang pilih dalam penegakan kasus hukum. 

"Kalau ini tebang pilih maka buat saya Pemerintah bunuh diri. Penegakan hukum bunuh diri. Mestinya semua dilakukan dengan penuh asas profesionalitas dan netralitas," katanya kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Pentolan PA 212 Ditetapkan Tersangka, Gerindra: Ini Namanya Berat Sebelah!

Mardani mengatakan, BPN akan mengawal proses hukum Ketua Persaudaraan Alumni 212 tersebut. Ia mengungkapkan, tim BPN maupun tim keumatan akan memberikan bantuan hukum kepada Slamet Ma'arif.

"Tentu kita turut bersedih karena Slamet Ma'arif niatnya baik. Tetapi koridor hukumnya memang sudah ditetapkan. Sehingga harus segera diproses di pengadilan dalam koridor hukum dan untuk itu kita perlu membantu Slamet Ma'arif," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua PA 212 Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Surakarta, Jawa Tengah. Penetapan tersangka itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar PA 212 di Solo Raya pada 13 Januari 2019.

Baca juga: Ini Penjelasan Polisi Soal Penetapan Ketum PA 212 Menjadi Tersangka

Share :
Komentar :

Terkait

Read More