Forgot Password Register

Headlines

Ma'ruf Amin Sindir Prabowo Soal Ijtima Ulama, Gerindra : Jangan Komentari Urusan Orang!

Ma'ruf Amin Sindir Prabowo Soal Ijtima Ulama, Gerindra : Jangan Komentari Urusan Orang! KH Ma'ruf Amin (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Partai Gerindra meminta kubu koalisi Jokowi, khususnya cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin untuk tidak mencampuri urusan internal koalisi Prabowo, terlebih persoalan rekomendasi ijtima ulama yang dianggap telah selesai.

"Sebetulnya, saya sudah berkomunikasi dengan banyak ulama. Sudah selesai sebetulnya saat ini sudah bisa diterima pasangan Prabowo-Sandi ini. Kok aneh di kubu sebelah yang justru mempertanyakan? Ya sudahlah kita jalan masing-masing, enggak perlu saling komentari urusan orang," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi dan Hukum Habiburokhman dalam acara diskusi di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Habiburokhman membantah partainya tidak menjalankan rekomendasi ijtima lama, karena kata dia dari tiga rekomendasi yang disampaikan dua di antaranya telah dijalankan.

Baca juga: Rekomendasi Tak DIjalankan, Bakal Ada Ijtima Ulama Jilid Dua?

Tiga rekomendasi di antaranya adalah menjadikan Prabowo sebagai capres, menetapkan cawapres antara Habib Salim Assegaf atau Ustad Abdul Somad dan siapapun cawapresnya akan diterima.

"Spirit dari 3 poin rekomendasi ijtima ulama dan itu sudah jelas-jelas kita buktikan. Selama ini track record kami ya 4 partai ini. Saya sendiri Habiburokhman terlibat dalam mengambil semua advokasi ulama-ulama yang dikriminalisasi, kemudian Pak Prabowo memerintahkan kita yang di parlemen untuk berpihak kepada umat," jelasnya.

Sebaliknya, Habiburokhman berani menyindir Ma'ruf Amin yang dipilih Jokowi bukanlah hasil dari keputusan ijtima ulama, karena koalisi sendiri yang memilihnya.

"Jadi sudah, setidak-tidaknya sebagain besar rekomendasi ijtima ulama kita dengar," ungkapnya.

Baca juga: 'Psywar' Pertama Ma'ruf Amin untuk Pasangan Prabowo-Sandiaga

Masalah pernyataan Ma'ruf yang disampaikan dalam kunjungannya di DPP PPP Jumat, 10 Agustus 2018 yang mengatakan Jokowi lah yang menghargai ulama, tetapi kubu sebelah berlaku sebaliknya, Partai Gerindra enggan mengambil pusing.

"Ya silakan saja, kita memuliakan beliau (Ma'ruf Amin), kita menghormati beliau. Kita fokus pada urusan kita sendiri," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More