Forgot Password Register

Headlines

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang, Korban Gempa Lombok Mencapai 387 Jiwa

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang, Korban Gempa Lombok Mencapai 387 Jiwa Tim Sar mencari korban gempa Lombok. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Pantau.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tanggap darurat gempa Lombok yang berakhir pada Sabtu diperpanjang 14 hari terhitung sejak Minggu 12/ Agustus hingga Minggu 25 Agustus.

"Mempertimbangkan masih banyak masalah dalam penanganan dampak gempa, akhirnya Gubernur Nusa Tenggara Barat memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (11/8/2018).

Sutopo mengatakan kondisi di lapangan masih banyak permasalahan, seperti masih ada korban yang harus dievakuasi, pengungsi yang belum tertangani dengan baik dan gempa susulan yang masih terus berlangsung dan merusak serta menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Data Sementara, Korban Tewas Gempa Lombok Mencapai 386 Orang

Sementara itu, jumlah korban jiwa telah bertambah menjadi 387.  "Diperkirakan jumlah korban meninggal akan terus bertambah karena masih ada korban yang diduga tertimbun longsor dan bangunan roboh," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selain korban yang diduga tertimbun longsor dan bangunan roboh, Sutopo mengatakan kemungkinan juga masih ada korban meninggal yang belum didata dan dilaporkan.

Verifikasi terhadap data korban meninggal terus dilakukan. Di Kabupaten Lombok Timur, misalnya, sebelumnya dilaporkan 11 orang meninggal dunia. Ternyata ada satu korban yang dilaporkan dua kali.

"Setelah diverifikasi, ternyata terjadi pencatatan ganda karena ada satu korban dilaporkan dua kali menggunakan nama panggilan dan nama lengkap," jelasnya.

Baca juga: Warga Lombok Utara Yakin Masih Banyak Korban Terjebak Reruntuhan

Sutopo mengatakan korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Lombok Utara (334), Kabupaten Lombok Barat (30), Kabupaten Lombok Timur (10), Kota Mataram (sembilan), Kabupaten Lombok Tengah (dua) dan Kota Denpasar (dua).

Sementara itu, korban luka-luka tercatat 13.688 orang. Pengungsi tercatat 387.067 jiwa tersebar di ribuan titik. Ratusan ribu jiwa pengungsi tersebut tersebar di Lombok Utara (198.846), Kota Mataram (20.343), Lombok Barat (91.372) dan Lombok Timur (76.506). 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More