Forgot Password Register

Masih Alot, Kesepakatan Dagang AS-Kanada 'Mengambang'

Masih Alot, Kesepakatan Dagang AS-Kanada 'Mengambang' Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland (Foto: Instagram/Chrystia Freeland)

Pantau.com - Pejabat senior perdagangan Amerika dan Kanada pada hari ini, Selasa (11/9/2018) melanjutkan pembicaraan untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara/NAFTA.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland akan bertemu di Washington untuk kelanjutan negosiasi dan mencoba menyelesaikan perbedaan perjanjian itu.

AS telah mencapai kesepakatan dengan Meksiko, dan Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan melaksanakan perjanjian itu tanpa Kanada.

Baca juga: AS-Meksiko Buat Perjanjian Dagang Baru, Bagaimana dengan Kanada?

Dikutip VoA, Trump pada akhir Agustus lalu memberi tahu Kongres bahwa ia berencana untuk menandatangani perjanjian perdagangan dengan Meksiko dalam waktu 90 hari. 

Lighthizer mengatakan Kanada masih bisa dimasukkan dalam perjanjian perdagangan tersebut. Namun, para pejabat AS mengatakan waktu hampir habis untuk menyetujui sebuah dokumen yang bisa diajukan untuk pemungutan suara Kongres saat ini.

Baca juga: PM Kanada Justin Trudeau: Assalamualaikum, Eid Mubarak!

Sebelumnya Trump mengatakan perundingan NAFTA berlanjut tetapi mengulangi kecamannya bahwa perjanjian itu merupakan salah satu kesepakatan perdagangan terburuk dalam sejarah.

Trump menyalahkan NAFTA atas hancurnya pekerjaan manufaktur di Amerika dan berulang kali mengancam akan mengabaikan perjanjian perdagangan dengan Kanada dan Meksiko, yang mulai berlaku selama pemerintahan Clinton pada 1994.

Ketiga negara Amerika Utara ini melakukan perdagangan sekitar $ 1 triliun setiap tahun.

Trump menolak kesepakatan multinasional lainnya, seperti Kemitraan Trans-Pasifik (perjanjian perdagangan lainnya) dan Perjanjian Paris mengenai perubahan iklim dan lebih menyukai perundingan langsung mengenai perdagangan dan masalah-masalah lainnya dengan negara-negara lain.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More