Forgot Password Register

Headlines

Mengaku Salah Foto di Jalan Tol, Syahrini Akhirnya Minta Maaf

Syahrini bersama Hotman Paris (Foto: Pantau.com/ Nurry Tessya Tanjung) Syahrini bersama Hotman Paris (Foto: Pantau.com/ Nurry Tessya Tanjung)

Pantau.com - Dihujat Netizen gara-gara berfoto di jalan tol Surabaya, Jawa Timur, penyanyi Syahrini langsung meminta maaf. Didampingi kuasa hukumnya Hotman Paris, pelantun lagu 'sesuatu' itu mengaku tidak tahu jika apa yang dilakukannya melanggar Undang-Undang.

"Incess dari jauh lihat ada jembatan yang bagus banget, terus berhenti dulu di pinggir jalan. Karena waktu itu posisinya ada bapak-bapak yang mengawal kupikir boleh lah berhenti satu menit, " kata Syahrini saat konferensi pers di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (11/3/2018).

"Terus aku lihat di sosial media ada yang menasihati kalau di tol tidak boleh berhenti. Aku minta maaf kalau aku salah, " tambahnya.

Bahkan pihak Jasa Marga pun menegur wanita yang akrab disapa Princess Syahrini itu jika tindakannya salah dan melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dengan ancaman hukuman paling lama 18 bulan penjara.

Baca juga: Syahrini Foto di Jalan Tol, Netizen Sebut Melanggar Hukum

Sementara Hotman Paris mengklaim jika kliennya tersebut tidak berniat menghalangi lalu lintas dan tidak melanggar Undang-Undang.

"Di Undang-Undang hanya diatur kalau ada niat berakibat menghalangi lalu lintas, atau mengakibatkan pemandangan menjadi tidak kelihatan sehingga mengakibatkan pemandangan orang yang lewat terhalang, itu yang dilarang, nah kalau ini kan enggak," bela Hotman.

Selain mengakui kesalahannya, Syahrini mengatakan jika hal ini dapat menjadi pelajaran untuknya maupun orang lain.

"Menurut saya ini informasi dan edukasi untuk saya dan masyarakat Indonesia, Bapak-bapak Jasa Marga itu bagus mengingatkan seperti itu. Kita jadi tahu bahwasanya tidak boleh berhenti di jalan tol  tanpa izin resmi. Saya berterima kasih karena Jasa Marga telah memberikan informasi, " tutur Syahrini.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More