Forgot Password Register

Mengapa Nama Jusuf Kalla Masih Dikaitkan dengan Pilpres?

Mengapa Nama Jusuf Kalla Masih Dikaitkan dengan Pilpres? Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) sebelum pimpin ratas, Kamis (26/4/2018). (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Pantau.com - Nama Muhammad Jusuf Kalla ramai diusung dalam sejumlah survei sebagai kandidat pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.

Setidaknya, sejak awal tahun 2018, tiga hasil survei telah menempatkan nama Wapres Jusuf Kalla di posisi teratas sebagai kandidat calon wapres pendamping Presiden Joko Widodo, yang sangat diperkirakan bakal akan melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua.

Dalam beberapa kesempatan, JK, panggilan akrab Jusuf Kalla, mengaku tidak lagi berminat untuk bertarung dalam Pemilu lagi.

JK punya tiga hal yang membuatnya enggan menempati posisi orang nomor dua di Indonesia; yaitu usia, kondisi kesehatan dan amanat konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 yang membuat dia tidak dapat lagi menjabat sebagai wapres untuk ketiga kalinya.

"Seperti yang saya katakan, saya sendiri tentu ingin istirahat. Saya ini mempertimbangkan juga dari segi umur, biar yang muda-muda lah. Dan, apalagi masalah konstitusi sudah menetapkan hal seperti itu, yang soal harus dua kali itu," kata Jusuf Kalla.

Kepiawaian JK dalam memimpin sebuah negara memang tidak diragukan lagi. Dia pernah menjabat sebagai wapres Indonesia ke-10 mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 - 2009 dan kini sebagai wapres ke-12 bersama Presiden Jokowi pada 2012 - 2019.

Belum lagi, kemampuan dalam bidang ekonomi dan perdamaian konflik menjadi nilai tambah bagi JK untuk kembali dipinang Jokowi dalam Pilpres tahun depan.

Meskipun tidak lagi ingin mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019, JK mengatakan akan memberikan dukungannya kepada Jokowi pada saat Pilpres 2019 nanti. Terkait seperti apa dan bagaimana bentuk dukungan tersebut, Kalla sedang memikirkan hal itu.

Jusuf Kalla. (Foto: Twitter/@Pak_JK)

Share :
Komentar :

Terkait

Read More