Forgot Password Register

Headlines

Mengintip Fee Volunteer IMF-WB 2018, Besar Mana dengan Asian Games 2018?

Mengintip Fee Volunteer IMF-WB 2018, Besar Mana dengan Asian Games 2018? Volunteer IMF-WB (Foto: Pantau.com/Nani Suherni)

Pantau.com - Belum hilang diingatkan kita Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Tak lupa pula, ajang itu telah menyedop banyak para relawan untuk menyukseskan acara olahraga yang digelar selama dua minggu di Jakarta-Palembang.

Nah berkaca dari agenda itu, kali ini Indonesia juga kembali menjadi tuan rumah event Internasional Moneter Fund-World Bank 2018. Agenda ini juga rupanya membutuhkan relawan atau volunteer. 

Berbeda dengan para Volunteer ajang Asian Games, volunteer yang ada di IMF-WB tak menerima fasilitas penginapan. Wulan, volunteer yang bertugas di Hotel Westin BICC ini mengaku mendapatkan upah Rp300 ribu untuk satu shiftnya.

"Kita ada 2 shift, dari pagi sampai jam 13.00 nanti ada lagi siang sampai 19.00. Penginapan kita nggak ada," ungkapnya kepada Pantau.com.

Baca juga: Menghemat! Berikut Pos Anggaran IMF-WB 2018 yang Diperkecil

Sementara untuk konsumsi, mereka mendapatkan jatah makan sebanyak dua kali. Transport juga tidak bisa diuangkan, mereka harus menggunakan bus yang sudah disediakan pihak panitia. 


Untuk persyaratan sebagai volunteer, ia harus mengajukan CV dan lamaran. Tak sampai disitu karena ia melalui pihak kampus, maka seleksi dilakukan dua tahapan. Setelah lolos, ia harus mengisi formulir dari pihak IMF-WB.

Wulan juga mengaku dari beberapa volunteer yang ia temui lebih banyak dari warga Bali. Ia mengaku senang bisa berpartisipasi dengan agenda internasional ini. 

Baca juga: Penampakan Underpass Tugu Ngurah Rai yang Habiskan Rp209 Miliar

"Senanglah, jadi pengaman buat saya dan teman-teman," tuturnya.

Perlu diketahui hingga saat ini sudah sebanyak 34.223 peserta yang teregistrasi. Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 yang berlangsung sejak 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali. Peserta berasal dari 189 negara yang terdiri dari gubernur bank sentral, menteri keuangan, delegasi, sektor swasta, akademisi, LSM, hingga wartawan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More