Forgot Password Register

Headlines

Mengintip Sepeda Listrik Karya Anak Bangsa yang Bisa Gowes Hingga 115 KM

Mengintip Sepeda Listrik Karya Anak Bangsa yang Bisa Gowes Hingga 115 KM  Sepeda listrik karya anak bangsa (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Revolusi industri 4.0 di depan mata. Inovasi teknologi menjalar di semua bidang, termasuk kendaraan listrik yang sedang didorong penggunaannya di Indonesia. 

Ternyata komunitas sepeda listrik sudah mulai berkembang pula di masyarakat. Salah satu pendiri komunitas sepeda listrik, Cahyadi mulai merakit sepeda listriknya sejak tahun 2017 lalu. 

Baca juga: Gagal Jadi PNS di 2018? Jadi TKI di Korea Selatan Gajinya Rp22 Juta

Berawal dari coba-coba, Cahyadi yang juga menjabat sebagai ketua Yayasan Pendidikan Widuri Indah sudah berhasil merakit 48 unit sepeda menjadi sepeda listrik. 

"Kalau saya (awalnya) dari bidang yayasan jadi guru-guru yang gak kuat (gowes) saya pakain mesin sepedanya," ujarnya saat ditemui di area Gedung BPPT, Kemenristekdikti, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

Hingga akhirnya banyak yang berminat untuk merenovasi sepedanya menjadi sepeda listrik rakitan. Akhirnya komunitas Wild Rabbit dibentuk untuk sosialisasi para anggota sepeda listrik rakitan ini.

Sepeda listrik rakitan ini rata-rata membutuhkan waktu 4 jam untuk mencharge baterai. Jika baterai habis biasanya para anggota memilih menggowes atau beristirahat sekaligus men-charge baterai. 

Baca juga: Jika Cutimu Tak Diambil Mending Cairkan Jadi Duit

Jarak yang bisa ditempuh jika baterai terisi penuh bisa menjadi 100 hingga 115 KM. Untuk merakit sepeda menjadi sepeda listrik item yang paling dibutuhkan yakni baterai dan rakitan roda bagian belakang. 

"Kalau baterai yang standar mulai Rp6-7 juta, kalau Rp9 juta sudah cukup bagus, sementara untuk roda bagian belakang jari-jarinya seperti motor dan velg-nya mulai Rp2-3 juta," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More