Forgot Password Register

Menhub Dukung Sanksi Pidana kepada Anak Buahnya Terkait Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Menhub Dukung Sanksi Pidana kepada Anak Buahnya Terkait Tenggelamnya KM Sinar Bangun Pencarian KM Sinar Bangun (Foto: Antara/Irsan Mulyadi)

Pantau.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung pihak kepolisian menjatuhkan sanksi pidana kepada personel Kementerian Perhubungan jika terbukti lalai dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Kalau memang ada kelalaian tugas yang bisa menghilangkan nyawa orang dan bisa dikenakan sanksi pidana, saya tentu mendukung," kata Menhub Budi di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (24/6/2018).

Baca juga: Penumpang Selamat KM Sinar Bangun Masih Trauma

Menurut Budi, ia tidak mau mencari kambing hitam atau menuding pihak mana yang bersalah atas musibah ini, tapi akan menyerahkan kepada pihak berwenang untuk menyelidiki kasus tersebut.

Dalam musibah itu, kata Budi, ada pihak yang terkait dengan pelayaran seperti pejabat syahbandar, nakhoda, dan operator kapal.

Menurutnya, adanya penegakan hukum tegas tentunya diharapkan bisa memberikan efek positif agar dalam melaksanakan tugas harus sesuai aturan keselamatan.

"Hukum pidana diharapkan bisa memberikan pembelajaran agar kasus ini jangan terulang lagi apalagi sampai menghilangkan nyawa orang," katanya.

Baca juga: Trauma Berat, Korban Selamat KM Sinar Bangun Sering Melamun

Budi menambahkan, Pemerintah telah membentuk tim ad hoc terdiri dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Basarnas untuk menyelidiki dan memberikan masukan kepada Kementerian Perhubungan terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

Tim ad hoc saat ini sudah berada di lokasi kejadian dan terus melakukan investigasi untuk mencari masukan lebih rinci mengenai penyebab musibah tersebut, yang selanjutnya bisa menjadi saran dan masukan kepada Kementerian Perhubungan untuk ditindaklanjuti.

Rekomendasi yang nanti akan disampaikan tim ad hoc bisa saja berupa usulan perlunya ada perawatan terhadap keberadaan kapal yang selama ini melayani pelayaran di Pulau Sumatera ke Pulau Samosir.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More