Pantau Flash
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen
Dua Tahun Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung Jadi Tersangka
Pengungsi Masih Kekurangan Tenda Pasca Sepekan Gempa Halmahera Selatan
Plt Ketum PPP Temui Surya Paloh Bahas Kursi Ketua MPR
Ungkit Kemesraan dengan PDIP di Era SBY, Demokrat Inginkan Kursi Ketua MPR

Menhub Perintahkan Tarif Maskapai LCC Turun 50 Persen dari TBA

Headline
Menhub Perintahkan Tarif Maskapai LCC Turun 50 Persen dari TBA Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, seluruh maskapai bertarif rendah atau low cost carrier (LCC) untuk menurunkan tarif maskapai penerbangan sebesar 50 persen dari tarif batas atas (TBA) yang ditentukan.

Hal tersebut menyusul kebijakan penurunan tarif batas atas 12 hingga 16 persen yang akan diberlakukan mulai 15 Mei 2019 mendatang. 

"Kami sampaikan bahwa kami ingin imbau kepada maskapai LCC sesuaikan tarif dan paling tidak meberikan ruang tarif harganya 50 persen dari batas atas (yang ditetapkan) sehingga masyarakat dapat tarif terjangkau," ujarnya saat jumpa pers di Kememterian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Pemerintah Resmi Turunkan Tarif Batas Atas Maskapai Akhiri Tiket Mahal

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk melakukan sosialisasi terkait kebijakan penurunan tarif batas atas ini. Ia juga berharap aturan ini segera berlaku efektif.

"Untuk semua ini kami akan lakukan sosialisasi kepada stakeholder agar dua hari bisa selesai setelah ditandatangani dan efektif," ungkapnya.

Pemerintah resmi menurunkan tarif batas atas 12 hingga 16 persen atau rata-rata 15 persen. Keputusan ini diambil melalui rapat terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dipimpin oleh Menko Perekonomian. 

Baca juga: Pantau Pasokan Energi, ESDM: Proyeksi Stok 9 Jenis BBM di Atas 20 Hari

Ratas tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Deputi Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk Sahala Lumban Gaol.

"Gak sama satu rute dengan yang lain, dan tidak perlu sama. Tapi memang rata-rata kita harapkan kita belum hitung persisnya (yang pasti) range 12 hingga 16, kita harapkan dekat di 15 persen," ujar Darmin saat jumpa pers usai ratas di kantornya, Senin.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: