Forgot Password Register

Menyamar Jadi Polisi, Perampok di Tangerang Curi Ribuan Pesawat TV

ilustrasi (Pantau.com / Fery Heryadi)

Pantau.com - Lima perampok dengan modus berseragam polisi berhasil diciduk oleh aparat kepolisian dari Polresta Tangerang, Banten. Pelaku ditangkap di kawasan jalan tol Tangerang-Merak KM 41,8 Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja.

"Semula kami ringkus tiga pelaku di Kota Kediri, Jawa Timur dan dilakukan pengembangan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan di Tangerang, Kamis, 19 April 2018.

Wiwin mengatakan pelaku masing-masing NB, US, RB, GN dan LS ditangkap dengan peran berbeda serta lokasi terpisah di Kediri. NB dan US sengaja mengunakan seragam polisi, padahal bukan anggota Polri, ketika merampok sebuah truk berisi 1200 televisi layar datar di jalan tol.

Menurut laporan korban, sopir Paidoan Hasudungan Sinaga dan kernet Hardi Hutasoit hendak mengirim pesawat televisi ke beberapa kota di Pulau Sumatera. Namun sampai di jalan tol dipaksa berhenti oleh pelaku berseragam itu.

Bahkan keduanya tiba-tiba ditodong mengunakan senjata api dan truk dilarikan, keduanya ditinggalkan di pinggir jalan. Para pelaku akhirnya memindahkan pesawat televisi tersebut ke kendaraan lain, sementara truk ditinggalkan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Baca juga: Kunjungi Rumah Nenek, Bocah 15 Tahun Curi TV untuk Beli Sabu dan Main Warnet

Kompol Wiwin mengatakan, pihaknya bersama aparat Polda Jawa Timur menangkap pelaku RB, GN dan LS yang bertindak sebagai penadah yang berdomisili di Kota Kediri.

Pelaku mudah ditangkap lantaran menjual 1.200 televisi tersebut melalui media sosial facebook (FB) dengan harga murah. Petugas kemudian mencurigai karena harga yang ditawarkan dianggap tidak wajar, lebih murah dari harga pasaran.

"Kemudian petugas menyamar sebagai pembeli melalui FB, namun barang yang tersedia terdapat di Kediri," kata mantan Kapolsek Balaraja itu.

Dia mengatakan petugas meluncur ke Kediri dan bersama aparat Polda Jatim melakukan penangkapan di lokasi tempat penyimpanan televisi yang hendak dijual.

Sedangkan kedua penadah merupakan pasangan suami istri yang sehari-hari bukan sebagai penjual televisi atau barang elektronika lainnya. Polisi menyita dua unit mobil mini bus nomor polisi AG-1558-YH dan AG-1415-SF sebagai barang bukti. Pelaku dijerat  pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Dia mengimbau agar warga tidak begitu saja percaya terhadap oknum yang berseragam polisi, apalagi melakukan tindak kriminalitas, bila mencurigai sebaiknya melaporkan ke kantor polisi terdekat. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More