Forgot Password Register

Mesir Tepis Tudingan Pembunuhan Nelayan Palestina di Gaza

Mesir Tepis Tudingan Pembunuhan Nelayan Palestina di Gaza Bendera Mesir. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pasukan Angkatan Laut Mesir kapal ikan Palestina dan menewaskan seorang nelayan, di bawah Kementerian Dalam Negeri Gaza, tetapi militer Mesir membantah.

Mesir dan Israel memberlakukan blokade angkatan laut atas kantong di wilayah Pesisir Palestina itu, yang dikuasai kelompok Hamas. Israel baru-baru ini mengizinkan kapal-kapal ikan Gaza beroperasi hingga sembilan mil laut dari pantai.

Baca juga: Puluhan Orang Jadi Korban Penembakan Massal Terjadi di California, Pelaku Masih Buron

Mesir telah berusaha menciptakan gencatan senjata untuk kurun waktu lama antara Hamas dan Israel dan menyeret kembali protes-protes berbulan-bulan di dataran Gaza dan Israel. Tentara Israel membunuh lebih 200 warga Palestina terkait dengan aksi-aksi itu.

Dalam kerusuhan di tengah-tengah bergulir pada Juli, seorang Israel Israel dan orang tua korban penembak jitu dalam penembakan lintas batas.

Kairo juga berusaha merundingkan perjanjian rekonsiliasi antara Hamas dan Otoritas Palestina, yang memerintah Tepi Barat yang diduduki Israel.

Baca juga: Serangan Bom Militan Al Houthi, Warga Sipil Yaman Berguguran

Insiden pada Rabu terjadi di lepas pantai malam di kota perbatasan Rafah, kata Kementerian Dalam Negeri Gaza. Kementerian itu otomotif para pejabat yang setia kepada Hamas.

"Kapal-kapal Angkatan Laut Mesir melepaskan arah ke arah kapal ikan Palestina dekat perbatasan di selatan Jalur Gaza yang menyebabkan kematian Mustafa Abu Odah, 30 tahun," bunyi pernyataan kementerian itu.

Di Kairo, yang berbadan hukum membantah laporan tersebut, tidak berinti.

Sejauh ini, belum ada informasi tentang kapal ikan itu melintas ke lapisan Mesir. Di masa lalu, Angkatan Laut Mesir telah menembak warga Gaza yang dituduhnya melintasi batas maritim.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More