Pantau Flash
PSG Tolak Tawaran Barcelona untuk Neymar
Amnesty International Desak Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Novel
BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa
Wadah Pegawai KPK Kecewa dengan Hasil Investigasi TPF Kasus Novel
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC

Meskipun Rupiah Menuju Normal, Kita Perlu Waspada Lho

Meskipun Rupiah Menuju Normal, Kita Perlu Waspada Lho Mata uang rupiah (Foto: Instagram)

Pantau.com - Rasanya senang ya sobat Pantua kalau lihat nilai tukar rupiah yang kian hari makin kokoh. Pagi ini juga rupiah berada di posisi Rp14.655 per dolar AS. 

Kata Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih, nilai tukar rupiah tercatat telah mengalami penguatan sekitar 580 poin dalam beberapa hari terakhir ini. Penguatan rupiah yang cukup tajam itu merupakan kombinasi antara faktor global dan domestik.

Ia mengemukakan diantara faktor global yang memberikan sentimen positif bagi mata uang rupiah diantaranya kemenangan partai Demokrat pada "midterm election" di DPR AS, dan potensi kesepakatan perdagangan antara AS-Tiongkok di akhir November ini.

Baca juga: Banderol Harga Mobil Listrik Produksi Tanah Air, Siapa Tahu Sobat Pantau Tertarik

Sedangkan faktor domestik, lanjut dia, salah satunya didukung oleh penerapan instrumen DNDF (Domestic Non Delivery Forward), dan penilaian posisi kurs rupiah yang tidak wajar (overshooting) ketika menembus Rp15.000 per dolar AS.

Namun, ungkapnya penguatan rupiah perlu pengujian lebih lanjut ketika nanti Bank Sentral AS (the Fed) menaikkan suku bunganya satu kali lagi pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember.

"Biasanya pertemuan FOMC itu diikuti dengan penguatan dolar AS," pungkasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: