Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Milenial Gemar Beli Emas Bukan untuk Investasi, Tapi Buat Mahar

Milenial Gemar Beli Emas Bukan untuk Investasi, Tapi Buat Mahar Ilustrasi emas. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sebagian orang mungkin akan menggunakan emas sebagai mahar pernikahan. Termasuk generasi milenial, yang mulai beranjak jadi dewasa muda. 

Meski emas sebetulnya memiliki nilai yang cukup baik untuk investasi. 

Namun, kebanyakan generasi millenial yang belum menikah, baik pria maupun wanita, ternyata memiliki perilaku membeli produk emas bukan untuk tujuan investasi, melainkan untuk mahar.

Baca juga: Harga Emas Antam Anjlok Terpapar Ekonomi Global

"Kebanyakan millenial belum menikah melakukan pembelian emas untuk dijadikan mahar pernikahan," ujar Chief Marketing Officer Halofina, Imam Ibrahim Amir kepada Antara di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Menurut Imam, kalau dulu pihak yang menyiapkan mahar atau emas kawin pernikahan adalah pengantin pria, namun sekarang pengantin wanita juga turut menyiapkan emas kawin pernikahan.

"Bagi millenial yang belum menikah baik pria maupun wanita, kecenderungan dominannya pada perencanaan keuangan untuk tujuan persiapan menikah," ucapnya.

Lain lagi dengan perencanaan keuangan bagi generasi millenial yang sudah menikah. Imam mengatakan biasanya ada perbedaan tujuan antara millenial pria dan wanita yang sudah menikah.

Baca juga: Ini Untung dan Rugi Gadai Emas untuk Keperluan Darurat

"Bagi pria yang sudah menikah, impian-impiannya lebih cenderung pada persiapan pensiun dan ingin membeli mobil. Jadi preferensinya lebih ke arah individu," ujar Imam.

Sementara bagi wanita yang sudah menikah preferensinya adalah untuk merencanakan keuangan bagi pendidikan anaknya dan keinginan untuk membeli rumah.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ekonomi

Berita Terkait: