Pantau Flash
Indonesia Masih Kalah dari Thailand dan Vietnam Soal Produksi Mobil Listrik
33 Orang Dieksekusi Cambuk di Aceh, Ada yang Dihukum 100 Kali karena Zina
Miliki Strategi Pengembangan SDM, Pupuk Indonesia Raih Penghargaan
Pencopotan Dirut Garuda Tak Pengaruhi Angkutan Natal dan Tahun Baru
Kalahkan Laos 4-0, Timnas U-22 Indonesia Lolos ke Semifinal

Minat Pindah ke Australia Utara? Pilih Daftar Visa atau Cari Kerja Dulu?

Minat Pindah ke Australia Utara? Pilih Daftar Visa atau Cari Kerja Dulu? Pemerintah Australia Utara mengklaim program DAMA II akan menarik warga asing bekerja di negara bagiannya. (ABC Rural: Laurissa Smith)

Pantau.com - Pemerintah Northern Territory, atau Kawasan Australia Utara (NT), membuka kesempatan bagi warga asing untuk bisa bekerja di negara bagiannya dan nantinya dapat mengajukan permohonan menjadi penduduk tetap Australia.

Pemerintah NT telah mengidentifikasi adanya kekurangan tenaga di 117 bidang pekerjaan dan lewat program Designated Area Migration Australia (DAMA) II, mereka memperbolehkan warga asing untuk mengisi kekurangan tenaga ini.

Tapi masih ada sejumlah kebingungan bagaimana cara mendaftar program DAMA II ini, dan seringkali disalahpahami dengan program Working Holiday Visa yang ditujukan bagi mereka berusia 18-30 tahun dengan bukti memiliki uang setidaknya AU$ 5.000 atau sekitar Rp50 juta lebih.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Australia yang Instagramable

Jika anda tertarik untuk mendaftar visa lewat skema DAMA II di NT, manakah yang lebih dahulu dilakukan, mengajukan visa atau mencari perusahaan yang mau merekrut Anda?

"Pekerja dari luar Australia yang ingin mengajukan visa dibawah skema DAMA II harus pertama kali menemukan majikan atau bisnis di NT yang mau mempekerjakan Anda sesuai dengan bidang yang masuk daftar DAMA," ujar juru bicara Departemen Perdagangan, Bisnis, dan Inovasi NT dikutip ABC.

Dikutip ABC Indonesia, ia menambahkan perusahaan yang hendak memperkerjakan Anda juga perlu mendapat persetujuan dari Departemen Perdagangan, Bisnis, Inovasi di NT.

"Dan sebelum pekerja mendaftar, perusahaan tersebut harus sudah memenuhi perjanjian buruh dengan pemerintah Australia," terangnya.

Baca juga: Sindiran Maut Sri Mulyani untuk Pihak yang 'Nyinyirin' Ekonomi RI

Tentu bukan menjadi hal mudah untuk mencari perusahaan mana yang mau mempekerjakan anda, tapi situs resmi pemerintah NT telah menyediakan daftar agen-agen penyalur kerja resmi yang bisa dilihat disini.

Anda juga bisa mengecek situs resmi ini untuk mendapatkan tips bagaimana mencari perusahaan Australia yang membuka lowongan kerja.

Departemen Perdagangan, Bisnis, Inovasi di NT telah mengkonfirmasi jika mereka yang berhasil mendapat visa kerja dalam skema DAMA II dapat mendaftar permanent residency (PR), dengan syarat mereka telah bekerja di NT selama setidaknya tiga tahun.

"Setelah pekerja mendapat status permanent residency, mereka harus terus bekerja dengan majikannya di NT selama dua tahun sejak mendapat visa PR," kata juru bicara departemen tersebut.

Ia mengatakan syarat nilai bahasa Inggris untuk mendaftar PR lebih rendah dibandingkan jika mendaftar PR kewat Skilled Migration Program di negara-negara bagian lainnya di Australia.

"Artinya para pekerja asing akan tetap perlu menunjukkan tingkat kualifikasi (termasuk bahasa Inggris) yang sama dengan jenis visa 482 dan visa 186 atau Employer Nomination Scheme," tambahnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Jokowi Bangun Infrastruktur Bukan Hobi, tapi... 

Namun yang menjadi masalah besar adalah banyak perusahaan lokal tidak tertarik dengan mencari calon pekerja asing dari luar Australia.

"Setiap harinya kita mendapat ratusan email dari luar Australia menanyakan bantuan, kita tidak bisa membantu siapa pun karena bukan kita yang memperkerjakan mereka," kata Annette kepada Erwin Renaldi dari ABC Indonesia.

Ia menambahkan agennya saat ini tidak dapat menyalurkan warga dari luar Australia, bukan hanya karena klien mereka tak tertarik, tapi sejumlah perusahaan menginginkan warga yang sudah memiliki visa resmi, kemampuan berkomunikasi yang baik, mengenal area NT dengan baik.

"Disini ada banyak warga lokal (dari suku Aborigin) yang juga cari pekerjaan berketerampilan rendah dan kita mencoba mereka untuk masuk ke dunia kerja," jelasnya.

Nah jadi sobat Pantau yang memang kebelet kerja di Ausie, perlu waspada jika ada agen penyalur kerja atau agen migrasi dari Australia yang menjanjikan bisa membantu mendapatkan visa kerja dan tinggal di Australia.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: