Forgot Password Register

Miris, Cerita Perjuangan Calon Pemudik Demi Berlebaran di Kampung Halaman

Miris, Cerita Perjuangan Calon Pemudik Demi Berlebaran di Kampung Halaman Suasana Stasiun Senen (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Beberapa calon pemudik pengguna kereta api mengaku kecewa karena kehabisan tiket tambahan untuk lebaran yang dikeluarkan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Padahal, para calon pemudik ini telah menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan tiket ke kampung halaman.

Masis misalnya, pria yang berdomisili di Pondok Indah, Jakarta Selatan ini berencana memesan tiket mudik bersama istri dan kedua anaknya demi merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamannya, Blitar, Jawa Timur. 

Baca juga: Sandiaga Uno Klaim LRT Akan Beroperasi Juli Mendatang

Namun siapa sangka, Masis masih tak jua mendapatkan tiket padahal dirinya sudah sejak pagi mencarinya dengan berbagai cara. Bahkan Masis tak segan menyebut info penambahan tiket kereta api sebanyak 23.752 kursi per hari selama musim mudik Lebaran 2018 yang dibuka hari ini sebagai sebuah kabar bohong belaka.

"Apaan itu, bohong, penambahan tiket seperti di berita-berita itu bohong," ucap Masis dengan nada kecewa kepada Pantau.com, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).


Masis (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)


Bukan tanpa alasan, Masis mengaku telah menunggu di stasiun sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi untuk mendapatkan tiket yang menurutnya murah sekaligus nyaman.

"Saya udah nunggu dari pagi jam 7 pagi di minimarket, tapi enggak ada, tetap enggak ada kursi tersisa," katanya kesal.

Baca juga: BPTJ Akui Hari Pertama Uji Coba Ganjil Genap Tol Tangerang Belum Maksimal

Jika tetap tak mendapatkan tiket sebelum hari raya, Masis harus rela memupuskan keinginannya untuk berlebaran bersama sanak keluarga.

"Enakan naik kereta, kita kan pengennya lebaran di kampung, tapi mungkin abis lebaran aja berangkatnya," ujarnya pasrah.


Antrian calon pemudik (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)


Setali tiga uang dengan Masis, Andi di tempat yang sama juga mengaku kecewa dengan ludesnya tiket kereta tambahan itu. Bahkan Andi yang telah mencari dari dini hari pun harus gigit jari.

"Saya dari jam 3 pagi sudah coba cari lewat aplikasi juga ludes," tuturnya.

Merasa kecewa dengan pengelolaan manajemen tiket, pria yang bekerja sebagai teknisi di Jakarta itu mencurigai PT KAI melakukan kongkalingkong dengan beberapa agen perjalanan.

"Buktinya ketika dipesan melalui aplikasi-aplikasi itu ada, tapi harganya biasanya cukup mahal," ungkapnya.

Baca juga: Hari Ini, Uji Coba Ganjil Genap Tol Tangerang Mulai Diberlakukan

Lain halnya dengan Sulton, calon pemudik dengan tujuan Surabaya, yang akhirnya pasrah tidak memiliki tiket sebelum lebaran. Sulton akhirnya membeli tiket yang tersisa sehabis lebaran, "Padahal dari jam 00.00 tadi malam saya sudah coba lewat aplikasi tapi enggak ada satu pun," katanya.

Sementara itu berdasarkan pengamatan Pantau.com di lokasi, beberapa calon penumpang akhirnya kembali pulang karena tidak mendapatkan tiket dengan tanggal dan tempat tujuan yang diinginkan. Rata-rata calon penumpang itu menuju area Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More