Pantau Flash
Asman Abnur Resmi Deklarasikan Maju Jadi Caketum PAN
Mahfud MD: Modal Asabri Turun Rp17 Triliun dalam Setahun
Manchester United Berpeluang Bajak Edinson Cavani
FIFA Akan Tentukan 4 Calon Venue Piala Dunia U-20 Pekan Depan
PLN Targetkan Tambah Kapasitas Pembangkit Listrik EBT pada 2020

Miris! Seorang Guru Tertangkap Tangan Sedang Bakar Lahan di Riau

Miris! Seorang Guru Tertangkap Tangan Sedang Bakar Lahan di Riau Polisi sedang bertanya kepada SP terkait dugaan pembakaran lahan di Kecamatan Pekaitan, Rohil, Rabu (6/11). (Foto: Antara)

Pantau.com - Seorang guru berinisial SP ditangkap polisi lantaran diduga membakar lahan dan hutan di Dusun Rejo, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Personel Polsek Bangko Brigadir Bunga Simanjuntak menuturkan saat itu dirinya sedang patroli di seputaran Kecamatan Pekaitan, sesampainya di Jalan SK I Rejo Muliyo, dia melihat kepulan asap.

Baca juga: KKSB Semakin Liar, TNI-Polri Perketat Wilayah Tembagapura hingga Mimika

Kemudian, dia langsung menuju ke sumber asap dan mendapati lahan perkebunan sawit yang terbakar seluas sekitar 1,5 hektare.

Saat itu, dia menangkap SP yang berada di tempat kejadian dan diduga sebagai pembakar lahan. Dia juga telah meminta keterangan saksi lainnya yang memperkuat aksi pembakaran lahan tersebut.

Saat ditanya, SP mengaku lahan itu bukan miliknya, melainkan lahan milik rekannya. SP hanya meminjam lahan tersebut dan membakarnya untuk menanam padi berikutnya.

Selanjutnya, SP langsung dibawa ke Polsek Bangko guna penyelidikan lebih lanjut dengan barang bukti berupa sebuah korek api warna merah.

Aparat kepolisian sendiri telah mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena hal itu adalah pelanggaran hukum.

Baca juga: Lakukan Pungli di Minimarket, 17 Pemuda Ditangkap di Kebon Jeruk

Pada September lalu Polsek Bangko juga pernah mengamankan seorang pelaku berinisial RR yang melakukan pembakaran lahan di daerah Kampung Medan, Kecamatan Bangko.

Bupati Rokan Hilir Suyatno juga mengecam keras aksi pembakaran hutan dan lahan yang telah banyak menimbulkan kerugian. Dia menilai dampak Karhutla sangat luar biasa bahkan mendapat perhatian dunia internasional.

Saat ini status siaga Karhutla di Provinsi Riau telah dicabut seiring minimnya titik api dan kebakaran lahan di daerah itu.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Nasional

Berita Terkait: