Forgot Password Register

Mitos Seputar Perawatan Kulit Menggunakan Laser

Mitos Seputar Perawatan Kulit Menggunakan Laser Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Perawatan kulit dengan menggunakan laser hingga kini masih kerap diperdebatkan. Tak sedikit yang berpendapat melakukan perawatan kulit dengan laser bisa membuat ketergantungan.

"Faktanya kalau menggunakan laser yang baik untuk peremajaan dan pencerahan kulit, maka mitos itu sama sekali tidak benar. Jika tidak dilakukan lagi akan stop disitu, bukan menjadi lebih buruk," kata dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp. KK.

Baca juga: Begini Cara Efektif Bersihkan Wajah Berminyak

Mitos selanjutnya adalah perawatan laser akan membuat pigmen kulit menjadi lebih hitam. Hal ini menurut dokter  Dewi karena flek yang ditembak laser akan mengering dan terlihat menghitam.

"Ini yang harus diedukasi. laser ke pigmen itu mengering jadi seperti koreng, maksimal hilang 5-7 hari," ujarnya.

Ada juga yang menyebut bahwa usai melakukan laser kulit akan menghitam di bawah sinar matahari. Hal ini menurut dokter Dewi ada benarnya, karena saat berjemur pigmen melanin mencoba memproteksi.

"Makanya perlu menggunakan tabir surya dan pelembab itu, untuk membuat penyembuhan lebih cepat."

Lebih lanjut Dewi menjelaskan bahwa perawtaan laser yang dilakukan secara benar tidak menimbulkan efek samping yang serius, hanya kulit akan mengalami kemerahan.

Pada mereka yang memiliki kulit yang sensitif, energi laser yang berlebihan bisa menimbulkan warna merah pada kulit disertai bentol dan rasa gatal. Namun, hal ini bisa diatasi dengan krim anti-iritasi.

Oleh karena itu, menurut Dewi, dokter yang melakukan perawatan harus melakukan studi penyesuaian terlebih dahulu.

Usai melakukan perawatan laser, perlu dihindari krim malam yang biasanya ditujukan untuk pengelupasan kulit. Hal ini karena keadaan kulit usai laser telah mengalami iritasi.

Baca juga: Kenapa Pria Cenderung Malas Merawat Kulit Wajah?

Penggunaan pelembab juga perlu diperhatikan karena sebagian ada yang mengandung asam silat yang bersifat mengiritasi.

"Dihindari selama satu sampai tiga hari," saran Dewi.

Sementara untuk rentang usia yang diperbolehkan untuk melakukan laser adalah mulai dari 20 tahun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More